Demi Formula E Jakarta PAN Rela Borong Tiket, Netizen: 2017 Agama Dipolitisasi, 2022 Olahraga Dipolitisasi

Demi Formula E Jakarta PAN Rela Borong Tiket, Netizen: 2017 Agama Dipolitisasi, 2022 Olahraga Dipolitisasi

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Zita Anjani selaku Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta mengungkapkan bahwa Ketua Umum PAN telah menyuruhnya untuk memborong sekaligus tiket acara balap Formula E Jakarta pada 4 Juni 2022 besok.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat 3 Juni 2022, Zita Anjani berujar bahwa pembelian tiket Formula E Jakarta ini dilakukan demi mensukseskan acara balap mobil tersebut.

“Ini perintah Ketua Umum agar ikut mensukseskan. PAN Jakarta akan birukan Formula E,” ujar Zita Anjani, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat 3 Juni 2022.

Selain itu, Zita Anjani juga menuturkan bahwa dirinya yang merupakan pimpinan DPRD DKI Jakarta sudah semestinya ikut membantu mensukseskan program Gubernur DKI Jakarta.

“Saya sebagai pimpinan DPRD DKI memang fokusnya ingin turut mensukseskan program yang bagus dari Gubernur, yang bisa jadi kebanggaan warga DKI, termasuk event Formula E ini,” ungkap Zita Anjani.

Baca Juga

Putri kandung dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga memastikan bahwa sang Ayah akan datang dalam acara Formula E Jakarta tersebut.

“Insya Allah Ketum Zulhas hadir langsung,” imbuhnya.

Netizen turut mengomentari langkah PAN yang membeli banyak tiket untuk acara Formula E Jakarta ini.

Demi Formula E Jakarta PAN Rela Borong Tiket, Netizen: 2017 Agama Dipolitisasi, 2022 Olahraga Dipolitisasi
Tanggapan Netizen Twitter Terkait PAN yang Borong Tiket Formula E Jakarta (screenshot kolom komentar akun Twitter @CNNIndonesia)

Salah satu netizen mengatakan, langkah PAN ini akan membuat para pecinta olahraga ilfil jika Formula E malah diisi oleh orang yang berkampanye politik.

“Lama lama bisa semrawut keknya, yang pecinta olahraga otomotif sesungguhnya ilang feel,” tutur netizen akun Twitter @Ading_Fardhy, dilihat pada Jumat 3 Juni 2022.

Netizen berikutnya mengatakan bahwa kejadian Formula E ini mirip dengan politisasi agama yang terjadi pada tahun 2017.

“2017 agama di politisasi, 2022 olah raga di politisasi…cobo lang…” pungkas akun Twitter @RuSoet118.

Netizen lainnya menyayangkan terjadinya acara internasional namun disalahgunakan oleh partai politik.

“Sayang bgt..perhelatan internasional jadi ajang  partai…masalah kubu2an udah terlalu jauh dan parah,” lanjut akun Twitter @miko_4ag.

Terakhir ada netizen yang menyatakan bahwa pembelian tiket secara banyak ini seolah-olah ingin membuat antusiasme palsu terkait acara Formula E Jakarta.

“Biar terlihat sukses & warga terlihat antusias..” jelas akun Twitter @koplak_sedoyo.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.