Terkini.id, Jakarta – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan lagi kepada masyarakat untuk selalu ingat pesan ibu.
Jika belum sadar tentang bahaya covid-19, masyarakat harus ingat dan menyadari bahayanya jika ibu tertular covid-19, dan sumbernya dari kita.
Satgas Covid-19 pun menyampanyekan tentang pentingnya menjalankan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak) dengan selalu Ingat Pesan Ibu.
Diharapkan, sosok ibu memberikan perlindungan yang baik kepada keluarga. Upaya kampanye Ingat Pesan Ibu juga dilakukan para ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
“Kampanye Ingat Pesan Ibu kami munculkan dalam rangka meyakinkan masyarakat agar bisa patuh terhadap protokol kesehatan,” jelas Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof Prof Wiku Adisasmito saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2020.
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Tanamkan Kesadaran Berkendara Aman Bagi Pelajar SMAN 8 Gowa
- Perkuat Ekowisata, Poltekpar Makassar Latih Warga Kelola Destinasi
- CJH Soppeng Gagal Berangkat Haji, diketahui tengah mengandung 10 minggu
- Koko Cici Sulsel 2026 Masuki Tahap Akhir, Talent Show dan Grand Final Siap Digelar
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
“Karena masyarakat Indonesia yang beragam, baik budaya, tingkat pendidikan, dan seterusnya. Maka, kita melihat ibu adalah sosok yang penting di dalam keluarga. Semua orang pasti dilahirkan dari seorang ibu,” tambahnya lagi.
Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.
Wiku melanjutkan, menempelkan Pesan Ibu supaya mengingatkan anak-anak, orangtua, dan siapaun juga untuk mencegah dari penularan COVID-19.
“Kita hampir memastikan bahwa semua orang patuh apabila mengingat pesan dari ibu. Karena kepatuhan seorang anak pada ibunya. Apakah kampanye ini sukses atau tidak? Ya, kita jalankan dulu,” lanjutnya.
Kampanye Ingat Pesan Ibu dilakukan dengan seluruh gotong royong masyarakat dan partisipasi dari ibu-ibu yang bergabung di PKK seluruh Indonesia, termasuk gerakan masif.
“Ini betul-betul kita bisa melindungi seluruh rakyat melalui peran ibu yang sangat penting, yang kita hargai,” ujar Wiku.
Di sisi lain, kita lihat masih ada beberapa anggota masyarakat yang tidak percaya akan tertular COVID-19.
“Kita harus melihat kenyataan yang ada di masyarakat dan dunia. Bahwa kasusnya meningkat terus di dunia ini, bukan hoaks, ini adalah kenyataan,” tegas Wiku.
“Tidak ada orang yang kebal terhadap penyakit ini. Dimohon untuk memahami kondisinya dengan menjalankan protokol kesehatan. Karena kesuksesan kita bersama adalah meyakinkan seluruh masyarakat agar sadar tentang bahaya COVID-19.”
Kita melawan COVID-19 di seluruh dunia, bukan hanya Indonesia saja.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
