Demi Ubah Wajah Jadi Tampan, Andika Kangen Band Rela Bayar Mahal Klinik Perawatan

Andika Kangen Band
Perubahan wajah mantan vokalis Kangen Band, Andika Maesa. (foto: uzone.id)

Terkini.id – Bagi kebanyakan orang penampilan wajah begitu penting. Apalagi bagi seorang selebriti seperti mantan vokalis Kangen Band, Andika Maesa.

Dilansir dari berbagai sumber, pria yang dulunya identik dengan rambut poni samping ini nyaris tiap bulan menjalani perawatan wajah di sebuah klinik di Jakarta.

Andika bahkan rela merogoh kocek puluhan juta tiap bulan demi merawat wajahnya. Hal itu diakuinya telah dilakukan dua bulan belakangan sejak penyanyi dangdut Cinta Penelope menyinggung soal wajahnya.

“Sejak dua bulan gitu. Kebetulan Cinta Penelope ngajakin ke sini, dia bilang ‘muka lo terlalu cacat Dik keliatan banget di televisi’. Saat itu, kita habis syuting bareng di salah satu stasiun televisi,” ujar Andika, dikutip dari Jawa Pos, Rabu, 3 April 2019.

Pemilik nama asli Maesa Andika Setiawan ini berdalih bahwa bopeng di wajahnya telah ada sejak remaja. Ia pun sempat tak percaya diri karena meyakini bahwa bekas luka tersebut tidak akan hilang.

“Saya bilang, ya ini nggak mungkin sembuh bopeng karena cacat dari kecil, jatuh. Dulu kan kecil bandel manjat-manjat pohon jatuh. Setelah ke sini, (klinik) hari itu juga langsung sama, langsung rata,” ujarnya.

Andika tak masalah keluar duit banyak

Andika Kangen Band
Andika Kangen Band. (foto: kumparan.com)

Meski harus merogoh kocek dalam, sekitar 15-20 juta rupiah, bagi dirinya duit sebanyak itu tak jadi masalah. Sebab, ia sadar betul penampilan adalah modal utama dari publik figur.

Andika yang kini populer dengan sebutan “Babang Tamvan” mengatakan, harga itu sepadan untuk penampilannya yang banyak berubah saat ini.

Ia dirawat oleh dokter Wenny di sebuah klinik di kawasan Kedoya, Jakarta Barat. Andika mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada dokter untuk merawat wajahnya.

“Hari ini Andika menjalani perawatan laser, PRP, dan filler. Itu mungkin sekitar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,” ungkap dr Wenny.

Komentar
Terkini