Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengungkapkan adanya kemungkinan kelompok orang yang akan membangun persepsi di masyarakat bahwa vaksin Covid-19 gagal.
Hal itu disampaikan Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter pada Minggu, 10 Januari 2021.
Dalam cuitannya, Denny meminta kepada netizen agar bersiap diri menghadapi perang narasi dari kelompok tersebut.
Menurutnya, narasi dari kelompok itu akan menyebut bahwa vaksin Covid-19 yang dibagikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal dan mencelakakan nyawa manusia.
“Siap-siap perang narasi dengan sekelompok orang yang akan membangun persepsi kalau vaksin Covid yang dibagikan jokowi gagal dan mencelakakan,” cuit Denny Siregar menandai Twitter Jokowi.
- Pelayanan Poliklinik Eksekutif RSUP Makassar Dikeluhkan Lamban dan Kurang Profesional
- Bupati Sidrap Serahkan Kunci Rumah Kepada Ibu Idawa
- SPJM Perkuat Komitmen untuk Keselamatan Pelayaran
- Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel dalam Sukseskan Program Zero Dose
- DPRD Sulsel Minta Evaluasi Izin Tambang Emas di Enrekang
Lantaran adanya perang narasi tersebut, kata Denny, maka hoax pun akan kembali bertebaran di tengah-tengah masyarakat.
“Hoax-hoax akan bertebaran lagi,” ungkap Denny.
Oleh karenanya, Denny Siregar meminta kepada aparat kepolisian agar menindak tegas para penyebar hoaks terkait vaksin Covid-19 tersebut.
“Harus ada tindakan tegas dan keras dari DivHumas_Polri terhadappenyebar hoax-hoax macam gini,” ujarnya.
Diketahui, pemerintah mulai mengeluarkan road map program vaksinasi corona atau Covid-19. Priortitas utama dan pertama yang akan diberikan vaksin yakni kepada 1,3 juta tenaga kesehatan (Nakes) yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Setelah Nakes, pemberian vaksin dilanjut dengan pekerja sektor publik, baru setelah itu masyarakat umum.
Tahap vaksinasi Covid-19 tersebut rencananya akan dibagi menjadi dua gelombang yakni gelombang pertama pada Januari-April 2021, dab gelombang kedua April-Maret 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
