Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Denny Siregar membantah pernyataan Ketua Pelaksana gelaran Formula E 2022 atau EPrix 2022 Ahmad Sahroni soal uji lintasan bagi pembalap.
Menurut Denny Siregar, sebelum gelaran Formula E para pembalap perlu mengenal medan. Kalau mereka tidak uji lintasan, kata Denny, akan dimungkinkan terjadi kecelakaan.
“Lah, pembalap kan perlu kenal medan. Kalau tidak, mereka nanti tabrakan,” tulis Denny Siregar dalam akun Twitter pribadinya, Senin 23 Mei 2022.
Denny lantas menyentil panitia pelaksana gelaran Formula E Jakarta yang diketuai oleh Ahmad Sahroni dengan menyebut sebagai gejala ketidaksiapan menggelar acara internasional.
“Ini gejala tidak siap bikin even (acara) internasional,” kata Denny.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Lebih lanjut, Denny membandingkan gelaran Formula E dengan konser musik. Denny menyebut konser musik tetap memerlukan pengecekan suara, apalagi balapan Formula E.
“Konser musik aja perlu check sound, masak balapan gak uji lintasan,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Sahroni selaku Ketua Pelaksana Jakarta EPrix 2022 menyampaikan alasan pembalap tidak memerlukan uji lintasan, sebagaimana dilansir dari sportstars.id, Minggu 22 Mei 2022.
Ahmad Sahroni menganggap para pembalap telah menggunakan simulator sebagai langkah persiapan mereka. Dia pun menegaskan bahwa dengan demikian pembalap tidak perlu melakukan uji lintasan yang sesungguhnya.
“Mereka ga tes lintasan, mereka langsung main. mereka sudah main di simulator,” ujar Sahroni di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta Utara, Minggu 22 Mei 2022.
Selanjutnya, Sahroni menjelaskan pembalap Formula E berbeda dengan pembalap F1, sebab banyak lintasan Formula E terdapat di negara lain yang merupakan sirkuit baru. Sehingga pembalap tidak perlu uji lintasan.
“Formula E itu karena City Sirkuit mereka kan sirkuitnya semua rata-rata baru, jadi mereka mainnya di simulator. Beda dengan f1, f1 itu kan semua negara sirkuit yg existingnya sudah ada,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
