Dia pun berharap bisa kembali berobat di Klinik Cerebellum mengingat banyaknya waktu yang terbuang di jalan dengan rumah sakit rujukan yang baru tersebut.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Makassar telah mempertemukan BPJS Kesehatan dengan pihak Klinik Cerebellum lantaran ada 307 anak difabel yang terdampak akibat tidak diperpanjangnya kontrak tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengungkapkan, pemerintah turun tangan karena ada anak-anak difabel yang betul-betul butuh penanganan dan butuh terapi yang maksimal. “Mereka semuanya berasal dari terapi Cerebellum,” terang dia.
Meski begitu, pertemuan tersebut belum menemui kesepakatan. Pihak Dinas Kesehatan masih mengupayakan pertemuan lanjutan, demi kerja sama BPJS Kesehatan dengan Klinik Cerebellum kembali dilanjutkan.
“Beberapa hal yang mereka belum sepakati bersama karena sementara proses terkait dengan kewajiban. Kewajiban yang satu itu sudah selesai. Kewajiban yang kedua yang sementara dalam proses,” katanya.
Dirut Klinik Cerebellum, Dr Yose Waluyo sebelumnya mengungkapkan, dirinya merasa Kliniknya tidak melakukan pelanggaran seperti yang disampaikan pihak BPJS Kesehatan.
Dia menyebutkan ada tujuh poin yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan BPJS, yakni display tempat tidur, display tindakan operasi, sistem antrian, penyelesaian keluhan pasien tentang layanan kesehatan, survey pemahaman regulasi JKN, tingkat kepuasan peserta dan capaian rekrutmen PRB.
“Dari 7 poin tersebut kami dapat nilai 100 di akhir November 2022, sedangkan ini yang mereka sebut sebagai 7 indikator kepatuhan,” tuturnya.
Sebelum surat keluar, ia mengaku telah berkomunikasi dengan pihak BPJS mencari jalan keluar, namun pihak BPJS tetap mengeluarkan surat pemutusan tersebut.
Adapun Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Greisthy E L Borotoding sebelumnya tegas menyampaikan, layanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Grestelina dan 2 klinik lainnya disetop pada akhir tahun 2022 ini lantaran ketiga faskes itu dianggap melanggar komitmen dan belum memberikan pelayanan yang baik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
