Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menanggapi pernyataan DPRD DKI Jakarta yang menyayangkan sikap Anies Baswedan menunda penyelenggaraan Formula E.
Denny Siregar menyebut DPRD DKI hanya bisa berbicara di media saja namun tak pernah memanggil Anies Baswedan.
Menurutnya, DPRD DKI bisa saja mengajukan hak interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan terkait penundaan ajang Formula E tersebut.
“Gua gatel nih liat DPRD_DKI cuman bisa ngomong di koran doang. Panggil aniesbaswedan dong. Interpelasi. Bawa ke DPRD_DKI,” ujar Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, Senin 22 Maret 2021.
Ia pun meminta kepada DPRD DKI Jakarta tak hanya sekedar berbicara di depan media dan menyampaikan keluhan mereka terkait Formula E itu.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Seharusnya, kata Denny, DPRD langsung menanyakan kepada Anies Baswedan di hadapan wartawan soal Formula E tersebut.
“Tanya ke dia di depan seluruh wartawan. Jangan cuman ngeluh doang. Basi!,” tegas Denny Siregar.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra menilai penundaan penyelenggaraan Formula E akan semakin membebani keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Mengutip Kompas.com, menurut Anggara penundaan Formula E itu akan mengakibatkan tingginya beban keuangan Pemprov DKI.
Pasalnya, menurut Anggara, biaya commitment fee akan terus bertambah seiring dengan penundaan penyelenggaraan Formula E.
“Semakin lama ditunda semakin tinggi biaya commitment fee-nya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
