Deteksi Dini Bencana, BSMI Luncurkan Aplikasi Android

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Jakarta -Pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan di era sekarang, hampir semua aktifitas manusia telah ditunjang dengan teknologi, salah satunya penggunaan aplikasi android pada handphone atau sering disebut smartphone.

Dalam segala bidang penggunaan aplikasi android sudah dirasakan manfaatnya. Hal yang patut kita apresiasi adalah lahirnya gagasan dari salah satu lembaga kemanusiaan yaitu Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) membuat aplikasi android yang diberi nama BSMI Mobile.

Sejak peluncuran pertamanya di Jakarta, 5 Agustus 2018, BSMI Mobile versi 1.0.1 mengalami perkembangan sehingga baru-baru ini, 16 Januari 2020 diluncurkan kembali BSMI Mobile versi 2.0.0.

“Perbedaan mendasar antara versi 1.0.1 dan versi 2.0.0 adalah pada versi awal hanya bisa menyajikan informasi gempa bumi dan belum ada notifikasi gempa dan pada versi baru ini sudah ditambahkan sistem notifikasi untuk peringatan gempa bumi, peringatan dini tsunami, peringatan erupsi gunung api, dan masih banyak fitur yang lainnya,” ujar Nuzulul selaku penggagas aplikasi ini.

Nuzulul juga menambahkan bahwa tujuan dibuatnya aplikasi BSMI Mobile ini adalah untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia tentang informasi kebencanaan yang terjadi di Indonesia.

Aplikasi BSMI Mobile versi 2.0.0 ini dapat di download melalui playstore, selain informasi kebencanaan dalam aplikasi ini juga dilengkapi beberapa fitur diantaranya adalah jadwal sholat, dzikir pagi dan petang, murattal.

Aplikasi BSMI Mobile versi 2.0.0 akan disosialisasikan ke seluruh masyarakat melalui cabang-cabang BSMI di seluruh Indonesia sehingga para pemerintah, lembaga kemanusiaan, relawan kemanusiaan serta masyarakat dapat sedini mungkin mengantisipasi terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing.

Diakhir keterangannya yang dikonfirmasi via whatsapp, Nuzulul selaku inisiator mengatakan bahwa langkah selanjutnya adalah menerima masukan dari masyarakat dan menambahkan fitur yang dibutuhkan demi penyempurnaan aplikasi ini.

Komentar

Rekomendasi

Rapat Ortu dan Guru SMPN 14 Makassar, Ini yang Dibahas

Telah Hadir di Makassar, KAF Makassar Gelar Kajian Parenting

Eksotisme Pohon Bu’ne yang Semakin Langka

Melalui Street Campaign Ubah Paradigma Berfikir Warga Kota Terhadap Sampah

Pengurus Baru DPC SEMMI Sinjai Dilantik, Ini Harapan Ketua Terpilih

Kamad dan Kaur TU Dilantik, Kan Kemenag Bulukumba : Maknailah Mutasi Jabatan Sebagai Kebutuhan Organisasi

Kasus Korupsi Semakin Marak, BKLDK Sulselbar Gelar Aksi Damai

Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi Amankan Dua Aktor Illegal Logging

Garap Desa Binaan, Jurusan Ilmu Komunikasi UINAM Tanda Tangani MoU Bersama Desa Paraikatte

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar