Masuk

Di Balik Kasus Sambo, Kapolri Listyo Sigit Ungkap Momen Kejutan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan adanya sebuah momen kejutan pada saat proses penanganan kasus Ferdy Sambo tengah bergulir. 

Kapolri Listyo Sigit mengungkapkan bahwa momen yang dinilainya kejutan itu muncul di tengah situasi pelik yang dihadapi Kepolisian terkait kasus Sambo.

Adapun momen kejutan itu yakni saat 68 anggota Paskibraka datang ke kepolisian pada tanggal 19 atau 20 Agustus lalu.

Baca Juga: Ketua IPW: Putri Candrawathi Tak Ditahan karena Kartu Truf Para Jenderal Dipegang Sambo

Momen tersebut terjadi saat publik tengah menyoroti penanganan kasus kematian Brigadir J yang menyeret mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka.

“Kan peristiwa Sambo mulai kita tetapkan tersangka di tanggal 8 Agustus ya diiringi dengan proses penanganan yang lain. Di situ mereka memperkenalkan diri dan kemudian menyampaikan cita-cita ke depan. Ya, alhamdulillah dari 68 orang paskibraka nasional kurang lebih ada 65 ingin menjadi polisi,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam wawancaranya di kanal YouTube Metrotvnews, seperti dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id, Selasa 20 September 2022.

Momen tersebut membuat Kapolri Listyo Sigit kejutan karena muncul di tengah situasi pelik kepolisian saat ini.

Baca Juga: Kapolri Beri Sinyal ke Anggota, Langgar Aturan Sanksi Pencopotan Menanti

Dalam wawancaranya itu, Listyo Sigit juga menanggapi anggapan miring dari publik terhadap institusi Kepolisian imbas kasus Ferdy Sambo.

Menanggapi hal tersebut, Listyo Sigit mengaku kasus Ferdy Sambo merupakan pukulan berat bagi Polri.

Kasus Sambo pukulan berat ya buat kami (kepolisian), jadi jujur kita akui karena itu memang berdampak sistemik sampai dengan anggota-anggota kita yang paling bawah,” ucap Kapolri.

Ia pun menyampaikan bahwa pilihan kepolisian untuk kedepannya adalah untuk mengembalikan kepercayaan publik. Menurut Listyo, hanya ada dua cara tindakan dalam mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Singgung Kasus Ferdy Sambo, Habib Bahar: Itu Makar dari Allah

“Dan itu hanya bisa dilakukan dua hal. Memperbaiki kualitas, pelayanan kita. Yang kedua menghindari pelanggaran,” ujar Listyo Sigit.

“Jadi saya sampaikan, untuk menjaga untuk mengembalikan marwah instusi saya tentunya tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan keras terhadap para pelaku pelanggar,” tambahnya.