Terkini.id, Jakarta – Mantan wakil presiden Republik Indonesia, yakni Jusuf Kalla, belum lama ini menyampaikan hal mengejutkan di depan Menteri BUMN, Erick Thohir.
Ia mengatakan bahwa ekonomi kita kini sedang pincang lantaran dari 10 orang kaya, hanya satu di antara mereka yang muslim alias beragama Islam.
Pria yang akrab disapa JK itu mengungkapkan hal tersebut dalam acara silaturahmi yang digelar oleh Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), ditayangkan secara virtual pada Senin mala, 14 Juni 2021.
“Dari sisi ekonomi, apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim,” tutur JK, sebagaimana dikutip terkini.id dari Voi pada Rabu, 16 Juni 2021.
“Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita.”
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
JK, yang merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu pun menyerukan umat Muslim untuk ‘berhijrah’.
Dalam artian, hijrah yang dimaksud JK di sini adalah ikut sama-sama memperbaiki kondisi ekonomi Tanah Air.
Pasalnya, kata JK, dengan cara itulah ekonomi Indonesia bisa membaik, yang tentunya akan berdampak kepada penguatan ekonomi umat Islam.
“Karena kalau ekonomi nasional sejahtera, tentu 99 persen umat juga sejahtera.”
Lebih lanjut, pria asal Sulawesi Selatan itu mengatakan bahwa Indonesia seharusnya tak kekurangan infrastruktur untuk memajukan tingkat ekonomi.
Apalagi sebagai negara dengan mayoritas penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki setidaknya 4.000 perguruan tinggi yang menjadi syarat perbaikan ekonomi.
Selain itu, menurutnya, infrastruktur pendidikan pun terus membaik dari waktu ke waktu.
Oleh karenanya, kata JK, diperlukan semangat yang tinggi dari seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama mengangkat ekonomi Tanah Air sekaligus bangkit di masa pandemi Covid-19.
“Kalau dulu di masa mahasiswa bisa berjuang dengan semangat yang tinggi, aktivis yang tinggi, sekarang di bidang profesional, ekonomi, tentu juga semangat,” pungkas Jusuf Kalla.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
