Terkini.id, Jakarta – Di tengah pandemi covid-19 dan aturan learn from home atau belajar dari rumah, sekelompok siswa dari SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Mercusuar, sukses mengubah Honda GL menjadi benda seni bernilai tinggi.
Mesin legendaris pada motor Honda tersebut dijadikan sebagai bahan racikan untuk membangun motor custom. Gimana caranya?
Ternyata mereka mendapatkan asistensi langsung dari bengkel spesialis modifikasi motor custom, Insan Motor Bekasi.
“Jadi saya punya proyek, dengan SMK Mercusuar, semacam kegiatan ekstrakurikuler gitu,” kata builder Insan Motor Bekasi, Yustinus Erwan Santoso, seperti dikutip dari detikOto.
Menurut pria yang akrab disapa Yus, ia sengaja bekerja sama dengan penyelenggara sekolah membuat program ini, agar anak-anak SMK memiliki kesibukan di luar jam sekolah. Daripada terjerumus ke dalam aktivitas tawuran, lebih baik melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti modifikasi motor.
- Dinkes Jeneponto Gelar Orientasi Kader Kegiatan Posyandu dalam Implementasi Pencatatan dan Pelaporan
- Indonesian Podcast Festival 2026 Resmi Digelar di Makassar, Hadirkan Podcaster Nasional dan Lokal
- Pernyataan Basri Bertolak Belakang dengan Keterangan Saksi-saksi, mantan Suami dan Keluarga Besar Husniah Talenrang
- Dari Lahan Kosong Menuju Kebun Kota: Kolaborasi Kelurahan Maccini Parang Siapkan Urban Farming Naik Kelas
- Kasat Reskrim Polres Jeneponto Himbau Terduga Pengeroyokan Siram Air Cabai Segera Menyerahkan Diri
“Jadi saya mentorin mereka, bikin program ‘Nakal’. Daripada mereka kumpul-kumpul enggak jelas dan tawuran, sekolah bikin program ini,” lanjut Yus.
Konsep motor custom ini dibuat oleh Iyus, sedangkan proses pembangunan motor dari nol dilakukan oleh anak-anak SMK yang tergabung dalam Mercusuar Garage.
Untuk bahan racikannya, menggunakan mesin Honda GL Max. Sementara rangka dibangun sendiri menggunakan pipa seamless, dengan berbagai ukuran. Mulai diameter 3/4 inci, 1/2 inci, dan 1,5 inci. Motor dibangun dengan konsep board tracker.
Sama seperti motor custom kebanyakan, motor ini juga menganut desain rangka rigid tanpa suspensi belakang. Namun di bawah jok terpasang suspensi sepeda.
Motor ini mendapatkan finishing rangka berwarna biru dongker, dengan tangki warna putih. Dikatakan Yus, motor ini hanya untuk pajangan di sekolah untuk dijadikan simbol kebanggaan.
“Motor custom ini jadi pajangan di sekolah. Ini juga bisa buat pancingan pendaftaran siswa baru, jadi mungkin tiap tahun akan ada proyek seperti ini,” tukasnya.
Data modifikasi:
Mesin: Honda GL Max
Rangka: Custom MG
Grider fork: Custom MG
Tromol depan: Honda Grand
Tromol belakang: RX-King
Knalpot: Custom chrome
Pelek: 2.15-21 depan belakang
Headlamp: variasi
Tangki: Custom
Cat: Polyutethane
Pernis: Sikkens dan belkote
Mesin: Poles
Bracket-bracket: Chrome
Ban: Pirelli Scorpion 90-90/21.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
