Sementara Ketua Departemen Teknik Geologi Unhas Dr Eng Hendra Pachri ST M Eng, mengatakan pihaknya telah berkomitmen menghasilkan penelitian berkualitas tinggi terkait teknologi pengelolaan nikel.
Unhas khususnya Fakultas Teknik, kata dia, pihaknya juga terus fokus menyediakan sumber daya manusia terampil melalui pendidikan dan pelatihan serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah, industri dan komunitas untuk mengimplementasi hasil penelitian.
Terkait rencana pengembangan industri hilirisasi nikel, lanjut Ketua Badan Khusus Perwakilan Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sulsel tersebut mengaku fokus mendorong empat hal mulai dari pengelolaan smelter, industri stainless steel atau industri baja tahan karat.
“Selanjutnya pengembangan industri baterai yakni rencana pembangunan industri baterai berjenis Cobalt Mangan (NCM) dan Nikel Cobalt Alumunium (NCA) serta pemanfaatan terak feronikel sebagai bahan baku logam magnesium dan ferroalloy.
“Tantangan kita dari tim geologi pertambangan dalam hilirisasi nikel yakni bagaimana kita mengekstrak unsur-unsur yang ada dalam nikel yang masih perlu kita keluarkan,” ujar Ketua IKA SMAN 1 Bulukumba tersebut.
- Momentum Hardiknas, BNI Perluas Program Beasiswa hingga Wilayah 3T
- Suwardi Nahkodai Kosgoro 1957 Nunukan 2026--2031, Siapkan Program Pemberdayaan Masyarakat
- Dr Aspa Muji Resmi Dilantik Pj Sekda, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jeneponto
- Perkara Peredaran 544 Kayu Ilegal di Makassar Masuk Tahap II, Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan
- Program Aku Hatinya PKK Jadi Andalan Makassar Perkuat Ketahanan Pangan
Dirinya juga menyampaikan bahwa Unhas dipilih menjadi Puslitbang karena di Sulawesi ada tiga zona pertambangan nikel, yakni Sulawesi Tengah,
Sulawesi Tenggara dan Sulsel.
Unhas pun memiliki peran yang besar dalam penyediaan sumber daya manusia untuk hilirisasi nikel.
“Dengan munculnya Puslitbang ini, kita berbicara hilirisasi tahap kedua. Perlu ada pemikiran, bagaimana kita bersinergi dengan perusahaan smelter, indusrti baterai, hingga industri stainless steel,”tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
