“Hari ini elit politik bersebrangan, besok-besok berangkulan,” ujarnya.
Ketua PGIW Sulselbara, Pendeta Adrie Massie mengatakan hal yang sangat menentukan kerukunan dalam kontestasi politik adalah kerukunan agama. Ia mengatakan realitasnya, agama sering menjadi pusat kekacauan. Oleh karena itu, ia mengatakan keputusan itu ada pada diri sendiri.
”Tidak ada kerukunan antar bangsa tanpa perdamaian antar agama. Kalau kita mau rukun pasti bisa, kalau tidak mau pasti tidak bisa,” tuturnya.
Ia lalu mengutip Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal yang mengatakan kalau Al-Qur’an diperas yang tertinggal adalah cinta. Ia lalu menyambung dengan mengatakan kalau alkitab diperas yang tertinggal adalah kasih. Kalau Weda diperas yang tertinggal damai.
Ia menegaskan kalau agama direfleksikan dengan baik bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar.
“Sayangnya kita mudah diprovokasi,” tuturnya.
Sebelumnya, menyambut Waisak 2567/2023 yang jatuh pada 4 Juni 2023,Permabudhi Sulselakan mengadakanFestival Waisak 2023di Mall Phinisi Point Makassar.
Festival mengambil tema “Between The Lines”.
Dengan tema itu,Permabudhi Sulselingin mengingatkan umat untuk menghargai kehidupan kita saat ini, kehidupan yang berada di antara garis kelahiran dan kematian.
Selain itu, juga untuk mengajak umat untuk hidup dalam keseimbangan menghindari garis ekstrim pemuasan nafsu dan garis radikal spiritual pengekangan diri.
“Moderasi adalah cara hidup yang mampu mengoptimalkan kualitas dan kapasitas diri. Inilah yang menjadi teladan agung Buddha yang menjadi nilai inti perayaan Waisak,” ujar Suzanna, Ketua PanitiaFestival Waisak 2023, Jumat 19 Mei 2023.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
