Terkini.id, Makassar – Memperingati malam Nuzulul Quran, Pengurus Nasional Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin menggelar Dialog Nasional, Sabtu 9 Mei 2020.
Dengan menggunakan media daring, narasumber tersebar dari pelbagai tempat. Diantara nara sumber berasal dari Sorong, Majene, dan Makassar.
Ketua Umum DEMA FTK UIN Alauddin, Muhammad Adil Imam menyatakan bahwa pelaksanaan dialog nasional ini menjadi program kerja Dewan Eksekutif Mahasiswa.
“Di tengah suasana seperti sekarang, merayakan Nuzulul Quran melalui media daring. Inipun tidak mengurangi makna peringatan Nuzulul Quran,” kata Adil yang juga mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab di UIN Alauddin.
Senada dengan itu, Ismail Suardi Wekke, Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional MASIKA ICMI menyampaikan bahwa dengan suasana wabah sekarang, justru sebuah kesempatan untuk menguji perangkat teknologi yang kita kuasai dan dimiliki.
- STIH Biak Rintis Kerjasama dengan MASIKA ICMI dan Perguruan Tinggi Makassar
- Pengurus Nasional MASIKA ICMI Akan Perkenalkan Habibie-Erbakan Fellowship di Parepare dan Konya, Turki
- KNPI Kabupaten Merauke dan MASIKA ICMI Bersama STIE Yapis Merauke Laksanakan Dialog Publik
- Usai Pelantikan Pengurus Nasional, MASIKA ICMI Bersiap Melaksanakan Tunas Cendekia
- Dema Fak Ushuluddin UIN Alauddin bersama Pengurus Nasional MASIKA ICMI Selenggarakan ICISA
“Perangkat komputer dan juga jaringan internet, menjadi bagian utama dalam suasana sekarang. Sehingga ketersediaan keduanya memungkinkan untuk menyelenggarakan dialog nasional yang digelar bersama antara MASIKA ICMI dan DEMA FTK UIN Alauddin,” kata Ismail.
Narasumber yang turut berpartisipasi dalam dialog ini antara lain Dr. Mawardi Djalaluddin (STAIN Majene, Sulawesi Barat), Dr. Sudirman (IAIN Sorong, Papua Barat), dan Dr. H. Muh. Yusuf (STAI Al Furqan Makassar, Sulawesi Selatan).
“Perayaan ini, sekaligus untuk menyegarkan kembali ingatan kita terkait turunnnya Alquran. Sebuah kesempatan untuk melakukan tadabbur Alquran. Sehingga memberi kesempatan kepada kita untuk tetap memedomani Alquran sebagai satu-satunya pegangan utama dalam kehidupan,” ujar Ismail.
“Tetap waspada dengan pencegahan dan menangkal wabah Corona ini. Namun pada saat yang sama tetap produktif dengan menggunakan media yang ada,” tutup Ismail.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
