Gegara Unggah Poster Jokowi, BEM Universitas Andalas Dipanggil Polisi

Terkini.id, Jakarta – Presiden BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat mengungkapkan bahwa dirinya telah dipanggil polisi karena dianggap menghina Presiden Jokowi.

Arsyadi Walady Sinaga selaku Presiden BEM Universitas Andalas mengaku bahwa ini merupakan pemanggilan dua kali yang dilakukan oleh Polda Sumatera Barat.

“Benar. Saya langsung dipanggil dan diperiksa hari Rabu tanggal 15 kemarin, dan ini pemanggilan kedua,” ujar Arsyadi Walady Sinaga, dikutip dari gelora.co, Rabu 22 Juni 2022.

Baca Juga: Universitas Andalas Padang Gelar CITES 2022, Hadirkan Pembicara Nasional Habibie...

Diketahui pada tanggal 25 Mei 2022 dalam akun Instagram @bemkmunand, Arsyadi Walady Sinaga mengunggah sebuah konten berbentuk gambar editan wajah Presiden Jokowi yang ditempel dalam poster film KKN.

Pada gambar tersebut terdapat keterangan yang tertulis KKN alias Kegagapan, Kegagalan dan Ngeyelnya Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Akun Bobby Andhika Posting Foto Jokowi: Pantas Jadi Tukang Sapu

Poster film KKN dengan memakai wajah Presiden Jokowi adalah ungkapan protes dari BEM Universitas Andalas atas pengesahan UU Cipta Kerja.

“Putusan mengenai UU Cipta Kerja yang tertuang di dalam putusan MK Nomor 91/PUU-XViIII/2020 tidak ada yang memerintahkan perbaikan UU P3. Hal ini terkesan melawan amar putusan MK yang secara tegas memerintahkan Pemerintah dan DPR memperbaiki UU Ciptaker, bukan UU PPP,” ujar BEM Universitas Andalas.

Dalam poster tersebut tidak hanya menampilkan wajah Presiden Jokowi namun terdapat pula wajah Puan Maharani.

Baca Juga: Akun Bobby Andhika Posting Foto Jokowi: Pantas Jadi Tukang Sapu

Pihak Universitas Andalas juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap BEM Universitas Andalas terkait poster Presiden Jokowi yang menjadi viral ini.

Akibat mengunggah poster Jokowi tersebut, Arsyadi Walady Sinaga berujar bahwa akun Instagram BEM Universitas Andalas sempat dihack oleh oknum tidak dikenal.

Pada 9 Juni 2022, Polda Sumatera Barat mengirimkan surat pemanggilan terhadap Ketua BEM Universitas Andalas lewat pimpinan kampus.

BEM Universitas Andalas memenuhi panggilan Polda Sumatera Barat pada 15 Juni 2022, pada pukul 10.00 WIB.

Melihat pemberitaan mengenai BEM Universitas Andalas ini, netizen tidak setuju dengan langkah yang diambil oleh Polda Sumatera Barat.

Cuitan Netizen Soal Kasus Penghinaan Presiden Jokowi (screenshot kolom komentar akun Twitter @geloraco)

“Demokrasi telah matikah? Ataukah hanya milik buzzeRp??” tulis akun Twitter @NKRIndonesia79, dilihat pada Rabu 22 Juni 2022.

“Belom juga RKUHP nya digetok ya, udah main terapin aja ngeri juga ya,” lanjut akun Twitter @Masdhikaaa.

“Kayak gini aja Baper…rezim sontoloyo!” seru akun Twitter @DsSupriyady.

Bagikan