Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Iwan Bule hanya tersenyum saat menanggapi pertanyaan wartawan soal desakan agar dirinya mundur dari jabatannya usai terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang.
Iwan Bule pun seolah tak ambil pusing dengan desakan pihak yang memintanya mundur dari jabatan Ketum PSSI, buntut dari tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter usai laga Arema vs Persebaya berlangsung.
Dengan santai, Iwan Bule mengaku tak mempermasalahkan adanya desakan tersebut. Hal itu disampaikannya saat diwawancara detikJatim di Mapolres Malang, Senin 3 Oktober 2022.
“Ooo.. apa namanya, desakan ya, biar semua orang bisa bicara apa saja ya,” kata Iwan Bule kemudian tersenyum.
Ia pun menilai, semua pihak boleh berbicara apa saja. Namun yang jelasnya saat ini, kata Iwan, dirinya tetap fokus menangani korban tragedi Kanjuruhan tersebut.
Iwan Bule Minta Maaf
- Mantan Ketum PSSI Resmi Jadi Kader Gerindra, Prabowo: Pantas Tidak Beliau Jadi Gubernur?
- Menpora: Iwan Bule Sampai Kapan Pun Menjadi Bagian dari Sepak Bola Indonesia
- Media Vietnam Sebut Shin Tae-yong Selalu Dilindungi Iwan Bule, Sekarang Sudah Tak Bisa Lagi
- Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2022, Iwan Bule: Jangan Down, Media Sosial Menghajar Kalian Biarkan Saja
- Iwan Bule Sebut Timnas Indonesia Harus Bekerja Keras di Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2022
Sebelumnya, Iwan Bule juga meminta maaf atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang. Pria bernama lengkap Mochamad Iriawan itu bertolak ke Malang untuk mengusut utuh tragedi Kanjuruhan.
Permintaan maaf dari Iwan Bule terkait tragedi Kanjuruhan itu disampaikan Ketum PSSI tersebut lewat unggahannya di Instagram pada Minggu, kemarin.
“Saya beserta PSSI meminta maaf kepada korban dan sangat menyesalkan insiden ini bisa terjadi. Saya dan tim PSSI sedang menuju ke Malang untuk menemukan gambaran utuh terkait insiden ini,” tulis Iwan Bule.
Selain meminta maaf, Iwan Bule juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban jiwa tragedi Kanjuruhan tersebut. Ia mendoakan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Turut berdukacita yang mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
