Terkini.id, Makassar Rusdi (31) warga Makassar merasa dirugikan lantaran salah satu pihak Bank BUMN di Makassar diduga menghilangkan jaminan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) miliknya.
Rusdi menegaskan akan melakukan somasi bila tak ada itikad baik dari Bank tersebut.
Menurutnya, dirinya sudah lima kali mendatangi Kantor Bank tersebut untuk meminta jaminan tersebut yang sempat dijadikan jaminan kredit KUR. Padahal, pelunasan tersebut sudah kelar sejak bulan Oktober 2020.
“Saya sudah lunasi dana KUR sebanyak 5 juta, saya akan somasi kalau tidak ada kejelasan,” kata Rusdi, Selasa, 23 Februari 2021.
Ia mengatakan, pihak Bank tersebut selalu berdalih dan meminta menunggu. Namun hingga saat ini BPKB belum juga dikembalikan.
- Membangun Kekuatan, Membuka Jalan Kesejahteraan, Satgas TMMD ke-128 Bangun Talud, Jamin Infrastruktur Desa
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Latih Masyarakat Gunakan APAR
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
Rusdi mengatakan salah satu pihak Bank yang sebelumnya sering diajak berkomunikasi melalui WhatsApp telah memblokir dirinya. Rusdi menilai sikap tersebut adalah bukti bahwa tak ada itikad baik dari pihak Bank.
“Ini sangat merugikan bagi saya pribadi. Selain itu, ini menjadi presenden buruk bagi perbankan,” ungkapnya.
Sementara, salah satu Kepala Unit Bank tersebut
mengatakan dirinya berkomitmen untuk menyelesaikan hal tersebut. Ia mengatakan orang baru
Salah satu Kepala Unit Bank BUMN tersebut (AF) memberikan klarifikasi terkait dengan keluhan pelanggan. Ia menjelaskan bahwa hampir 80 persen di Bank BUMN tersebut diisi oleh orang-orang baru.
“Saya juga kaget, ini hanya masalah miskomunikasi. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut, saya sudah minta waktu satu minggu untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.
Ia mengatakan, saat ini, pihaknya telah melakukan pencarian berkas nasabah.
“Berkasnya aman kami pastikan, namun kami meminta waktu, karena hampir semua orang-orangnya diisi orang-orang baru,” ungkapnya.
Selain itu, dirinya meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Ia berkomitmen akan terus memperbaiki pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
