Diduga Manajemen Buruk, 10 Ribu Relawan Detektor Covid-19 Belum Terima Insentif

Diduga Manajemen Buruk, 10 Ribu Relawan Detektor Covid-19 Belum Terima Insentif

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Sebanyak 10 ribu relawan Detektor Covid-19 hingga kini belum menerima insentif. Pemerintah Kota Makassar sudah berulang kali berjanji mencairkan dalam waktu cepat, namun hingga kini tak kunjung cair.

Buruknya manajemen kerja dan keuangan, serta perencanaan yang kurang matang dinilai sebagai penyebabnya. 

Total anggaran yang disiapkan untuk membayar insentif relawan Detektor Covid-19 sebanyak 3 miliar atau senilai 300 ribu per orang selama sebulan. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengatakan pencairan insentif untuk para detektor sudah berjalan, tinggal menunggu waktu pencairan.

Hanya saja, kata dia, masih ada proses selanjutnya yang akan dilalui setelah dievaluasi. Salah satunya menyerahkan kembali dokumen ke pihak Inspektorat.

Baca Juga

“Dokumen dari detektor sudah kami evaluasi di Dinkes, tetapi masih dilanjutkan ke inspektorat,” kata Nursaidah, kata Ida, sapaannya, Minggu, 31 Oktober 2021.

Dia berharap pencairan insentif relawan Detektor Covid-19 dapat rampung pada November 2021. Ia mengatakan ada kendala yang menyebabkan lambatnya pencairan. Kendati begitu, ia enggan merinci pokok persoalannya.

“Doakan saja semoga November ini sudah bisa kita selesaikan semua 10.000 detektor,” jelasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.