Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi soal gaya pemimpin yang sering melakukan blusukan. Komentarnya itu diduga menyindir Menteri Sosial (Mensos) Risma yang belakangan ini kerap blusukan di kawasan Jakarta.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 5 Januari 2021, Fadli Zon menilai blusukan merupakan hal yang bagus secara proporsional.
“Blusukan secara proporsional bagus saja sebagai cara melihat langsung lapangan,” cuit Fadli Zon.
Namun, kata Fadli, apabila pemimpin kerap melakukan blusukan bahkan kecanduan maka yang bersangkutan sebaiknya diperiksa jangan sampai mengalami gangguan ‘gila pencitraan’.
“Tapi kalau kecanduan blusukan maka harus diperiksa jangan-jangan gangguan gila pencitraan,” tuturnya.
- Jalan Peningkatan Senilai 11,4 Miliar di Jeneponto Rusak Parah, Integritas APH di Uji
- Browcyl Resmikan Outlet ke-23 di Pallangga, Tebar 1.400 Voucher Berhadiah Emas
- Rayakan HUT Ke-14, Browcyl Tebar Promo Diskon 10 Persen dan 1.400 Hadiah, Ada Grand Prize Emas
- Lontara+ Jadi Andalan Pemkot Makassar, Muhammad Roem Paparkan Strategi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
- LONTARA+ Makassar Tuai Apresiasi di Forum Komdigi APEKSI 2026, Daerah Siap Belajar Transformasi Digital
Kendati demikian, Fadli Zon tak menyebutkan secara detail siapa sosok yang ia maksud dalam cuitannya tersebut.
Diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma belakangan ini rajin blusukan di sekitar kawasan Jakarta.
Dalam agenda blusukannya, Risma mengajak masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk mau tinggal di penampungan sementara.
Saat blusukan, Mantan Wali Kota Surabaya ini menyusuri jalur pedestrian Jalan Thamrin di sisi kanan Plaza UOB, Jakarta Pusat.
Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial (Kemensos), Herman Kuswara mengatakan tujuan Risma rajin blusukan lantaran ingin melakukan pemetaan permasalahan sosial.
“Yang pertama ingin melakukan pemetaan permasalahan-permasalahan sosial yang aktual dan faktual. Sehingga ibu istilahnya dengan blusukan, melihat beberapa titik itu sebetulnya ingin memotret sejauh mana permasalahan-permasalahan sosial yang ada dan berkembang saat ini, yang memiliki urgensi untuk segera ditangani kan itu,” kata Herman, Senin 4 Januari 2020 seperti dikutip dari Detik.com.
Ia pun mengungkapkan bahwa Mensos Risma ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan guna menganalisis kebijakannya berdasarkan fakta.
“Tentunya Bu Menteri ini ingin melihat secara langsung, sehingga melihat secara langsung paling tidak istilahnya dalam melakukan analisis kebijakannya betul-betul berdasarkan fakta dan kondisi di lapangan yang sesungguhnya gitu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
