Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi soal gaya pemimpin yang sering melakukan blusukan. Komentarnya itu diduga menyindir Menteri Sosial (Mensos) Risma yang belakangan ini kerap blusukan di kawasan Jakarta.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 5 Januari 2021, Fadli Zon menilai blusukan merupakan hal yang bagus secara proporsional.
“Blusukan secara proporsional bagus saja sebagai cara melihat langsung lapangan,” cuit Fadli Zon.
Namun, kata Fadli, apabila pemimpin kerap melakukan blusukan bahkan kecanduan maka yang bersangkutan sebaiknya diperiksa jangan sampai mengalami gangguan ‘gila pencitraan’.
“Tapi kalau kecanduan blusukan maka harus diperiksa jangan-jangan gangguan gila pencitraan,” tuturnya.
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
- Anggota DPRD Makassar Irwan Hasan Dorong Warga Aktif Laporkan Kendala Layanan di Kecamatan Mariso
- Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan
- Baim dan Artika Ikut Ramaikan Peluncuran Taro Waterpark, Destinasi Petualangan Keluarga di Makassar
- Telkomsel Hadirkan Wi-Fi untuk Rumah dengan Banyak Sekat dan Kamar, Lebih Stabil dan Optimal
Kendati demikian, Fadli Zon tak menyebutkan secara detail siapa sosok yang ia maksud dalam cuitannya tersebut.
Diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma belakangan ini rajin blusukan di sekitar kawasan Jakarta.
Dalam agenda blusukannya, Risma mengajak masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk mau tinggal di penampungan sementara.
Saat blusukan, Mantan Wali Kota Surabaya ini menyusuri jalur pedestrian Jalan Thamrin di sisi kanan Plaza UOB, Jakarta Pusat.
Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial (Kemensos), Herman Kuswara mengatakan tujuan Risma rajin blusukan lantaran ingin melakukan pemetaan permasalahan sosial.
“Yang pertama ingin melakukan pemetaan permasalahan-permasalahan sosial yang aktual dan faktual. Sehingga ibu istilahnya dengan blusukan, melihat beberapa titik itu sebetulnya ingin memotret sejauh mana permasalahan-permasalahan sosial yang ada dan berkembang saat ini, yang memiliki urgensi untuk segera ditangani kan itu,” kata Herman, Senin 4 Januari 2020 seperti dikutip dari Detik.com.
Ia pun mengungkapkan bahwa Mensos Risma ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan guna menganalisis kebijakannya berdasarkan fakta.
“Tentunya Bu Menteri ini ingin melihat secara langsung, sehingga melihat secara langsung paling tidak istilahnya dalam melakukan analisis kebijakannya betul-betul berdasarkan fakta dan kondisi di lapangan yang sesungguhnya gitu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
