Terkini.id, Jakarta – Polisi amankan bahan peledak TNT, peluru dan senjata api di Jalan Asia Afrika Bandung.
Dikutip dari akun @infokotabandung pada Selasa 7 Juni 2022 memposting sebuah informasi yang menyatakan bahwa polisi telah mengamankan sejumlah temuan peluru, bahan peledak TNT, dan senjata api.
Temuan tersebut didapatkan di dalam sebuah bangunan yang berada di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung pada Senin 6 Juni 2022 malam hari.
Awalnya, terdapat warga mencurigai adanya barang berbahaya tersebut yang hendak membersihkan dan merenovasi bangunan. Kemudia, warga tersebut melaporkan ke Polrestabes Bandung.
Selanjutnya, Polrestabes Bandung bersama tim gegana Polda Jabar berhasil mengamankan barang temuan tersebut, setelah menerimah laporan pada pukul 20.30 WIB Senin kemarin dan langsung bergegas melakukan pemerikasaan.
- Gara-Gara Bercanda Soal Bom, Mantan Bupati Buton Selatan Diusir Dari Pesawat Wings Air
- Diduga Akibat Bom Ikan, Ledakan Keras Rusak Rumah dan Lukai 3 Warga di Sibolga
- Tanggapi Benda yang Meledak di Rumah Orang Tua Veronica, Natalius Pigai: Pemerintah Jokowi Bertanggung Jawab Usut Tuntas
- 35 Kg Bom Jenis TATP atau Mother of Satan Ditemukan di Kaki Gunung Ciremai, Jawa Barat
- Penemuan Bom 'Mother Og Satan' 35 Kg di Kami Gunung Ciremai
“Jadi rencana rumah ini akan direnov saat dibersihkan ternyata ditemukan barang diduga bahan peledak TNT sudah mencair kemudian sejumlah peluru tajam dan senjata api memang mau direnov rumahnya,” ungkapnya.
Selain itu, sejumlah netizen turut berikan komentar pada postingan tersebut.
Oohh bangunan setelah jpo sebelah kiri itu ya? Pantes semalem banyak mobil polisi 😮”.
Namun demikian, informasi tersebut dibenarkan oleh Kapolsekta Lengkong.
“Benar ada senjata dan itu (dugaan bom),” kata Kapolsekta Lengkong, Kompol Nurjaman dan dikutip dari akun instagram @pikiranrakyat pada Selasa 7 Juni 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
