Terkini.id, Makassar – DILo Makassar, sebagai pusat interaksi peminat dan pelaku industri kreatif digital tak hentinya memberikan wadah dan dorongan kepada masyarakat untuk tetap inovatif selama pandemi ini
Beragam kelas daring dilaksanakan DILo Makassar untuk memberikan bekal ilmu sebagai modal untuk menjalankan berbagai aktivitas di masa pandemi ini.
Tak dapat dipungkiri jika wabah Covid-19 telah membawa banyak perubahan diberbagai bidang kehidupan, utamanya dari sisi psikologi manusia.
Dengan kondisi sekarang menyebabkan aktivitas menjadi terbatas, bombardir berita dari berbagai media, hingga ketidakjelasan status pekerjaan menyebabkan stress dan emosi tak terkendali, dengan kondisi demikian menjadi pemicu dalam keterbatasan kreativitas manusia.
Melihat fenomena tersebut, DILo Makassar berusaha hadir menjadi solusi dengan menyelenggarakan event daring DILo A Conference yang mengulas topik “Berkreativitas Di Masa Pandemi” yang dibawakan oleh Tommy Amarja S. selaku General Secretary IMA Chapter Makassar pada Selasa, 21 Juli 2020, melalui virtual lewat Video Conference.
- Makassar dan Sejumlah Wilayah Sulsel Mati Listrik, Simak Penjelasan PLN
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Wilayah Sulselbar Terdampak Kemarau
- Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan dan Relawan ke NTT, Prioritaskan Daerah Belum Terjangkau
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting
- Kurangi Penggunaan Pasir Hingga 8 Persen, Kalla Beton Hadirkan Inovasi Waste Bata Ringan
S. Ariyani selaku General Manager Makassar Digital Valley menyampaikan harapannya terhadap kelas daring ini, agar dapat memberikan impuls dan dorongan kepada masyarakat untuk tetap menjaga produktivitas serta kreativitas dimasa paceklik ini, utamanya dalam pengembangan bisnis digital para peserta yang bergabung dikelas online hari ini.
“Banyak hal menarik yang dapat dipetik dari pemaparan pemateri salah satunya adalah tentang komposisi kreatif yang perlu didukung oleh kemampuan untuk membangun koneksi, bekerja keras, optimis, tidak berputus asa serta menunjukkan aksi nyata,” ujar Ariyani.
“Keputusasaan dan tindakan seolah pasrah terhadap kondisi yang ada banyak ditemui dimasa pandemi ini, hal demikian kerap kali terjadi karena perspektif buruk seseorang terhadap dirinya sendiri yang menganggap jika sudah tidak bisa melakukan apa apa seakan semuanya serba terbatas, padahal jika menerapkan konsep kreatif saya yakin tidak ada batasan apapun yang mampu menyurutkan kreativitas seseorang,” ungkap pembicara, Tommy, di sesi akhir materinya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
