Diminta Keluar dari Indonesia karena Ceramahnya, Khalid Basalamah: Itu Bahasa Provokatif

Terkini.id, Jakarta – Ustaz Khalid Basalamah angkat bicara soal kritik yang didapatnya usai heboh ceramahnya perihal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Akibat beredarnya video ceramahnya tersebut, Ustaz Khalid Basalamah dikecam publik untuk meninggalkan Indonesia.

Melansir dari Pikiran Rakyat, hal itu dikarenakan dirinya dinilai merupakan sosok yang radikal dan ekstrem.

Baca Juga: Heboh Jin Qorin Korban Pembunuhan Subang, Ustadz Khalid Basalamah: Mustahil

Dalam podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, Ustaz Khalid Basalamah ditanyai mengenai beberapa pihak memintanya untuk keluar dari Indonesia akibat tak ingin menyanyikan lagu Indonesia Raya. 

“Saya rasa itu bahasa provokatif, dalam arti kata masa sampai sejauh itu?,” jelasnya, dikutip oleh terkini.id, Rabu 2 Juni 2021.

Baca Juga: Tantang Jokowi Soal Gambar Indonesia Raya, Rachland Nashidik: Tangkap Saya

“Keluar dari Indonesia ini sesuatu hal yang luar biasa, siapa orang ini (sampai) harus mengusir saya dari Indonesia,” lanjutnya.

Ustaz Khalid Basalamah mengaku bahwa dirinya merupakan orang asli Indonesia.

Ia juga telah membuat video klarifikasi perihal ceramahnya tersebut.

Baca Juga: Tantang Jokowi Soal Gambar Indonesia Raya, Rachland Nashidik: Tangkap Saya

Seharusnya, kata Usta Khalid Basalamah, video tersebut dapat menjelaskan hal yang sebenarnya terjadi dan juga publik dapat memahaminya dengan akal sehat.

“Saya lahir di Indonesia, orang tua saya orang Indonesia, dan sebagaimana saya sudah membuat video klarifikasinya kalau ini harus dipahami dengan akal sehat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia pun menyayangkan akibat menjawab pertanyaan dari jama’ah, ia malah didesak untuk dikeluarkan dari Indonesia.

“Ini luar biasa, jadi seakan-akan kita sudah memberontak yang luar biasa hanya karena sebuah pertanyaan,” tuturnya.

Ustaz Khalid Basalamah pun menjelaskan bahwa dia merupakan warga negara yang patuh terhadap peraturan pemerintah.

Salah satunya, Ustaz Khalid mengatakan bahwa dirinya mematuhi protokol kesehatan yang ada saat pemakaman mendiang ayahnya berlangsung.

Oleh karena itu dia kembali menegaskan perihal kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya, baginya bukanlah sebuah masalah.

“Syair-syair yang dilantunkan Indonesia Raya dan sejenisnya semua untuk membangkitkan perjuangan, masa kita mau hapus begitu saja,” pungkasnya.

Bagikan