Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin Dirikan Partai Pelita, Berikut Faktanya!

Terkini.id, Jakarta – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mendeklarasikan Partai Pelita pada Senin 28 Februari 2022. Deklarasi tersebut dilakukan di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat.

Tempat pendeklarasian tersebut dipilih olehnya karena dinilai trgolong sebagai tempat bersejarah.

Partai Pelita besutan Din Syamsuddin ini telah mengantongi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga: Din Syamsuddin: Kita Telah Kehilangan Sosok Buya Syafii Maarif Sebagai...

Jabatan Ketua Umum Partai Pelita saat ini dipegang oleh Beni Pramula yang merupakan mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Selain itu, Din Syamsudin menyebut akan ada banyak tokoh yang nantinya akan bergabung dengan Partai Pelita, diantaranya dari kalangan TNI-Polri, Profesional, hingga tokoh-tokoh organisasi masyarakat (ormas). Kendati demikian, Din Syamsuddin masih enggan menyebutkan siapa saja tokoh yang akan bergabung dengan Partai Pelita.

Baca Juga: Rajin Kritik, Said Didu akan Berhenti Bersuara, Biar Dicalonkan Jadi...

Membahas soal partai baru, terdapat beberapa syarat pembentukan partai politik di Indonesia menurut Undang-Undang.

Adapun syarat pendirian partai politik yakni dibentuk oleh paling sedikit 30 puluh orang warga negara Indonesia yang telah berusia 21 tahun atau sudah menikah dari setiap provinsi.

Partai politik tersebut didaftarkan paling sedikit oleh 50 orang pendiri, mewakili seluruh pendiri partai politik dengan akta notaris yang memuat AD dan ART serta kepengurusan partai politik tingkat pusat.

Baca Juga: Rajin Kritik, Said Didu akan Berhenti Bersuara, Biar Dicalonkan Jadi...

Sebagaimana tercantum dalam Pasal 3 UU tersebut, partai politik harus didaftarkan ke Kementerian untuk menjadi badan hukum.

Bagikan