Terkini.id, Soppeng – Sebanyak 40 orang mengikuti pelatihan tata kelola destinasi pariwisata DAK non fisik tahun 2020.
Pelatihan Tata Kelola Destinasi dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Soppeng di Hotel Surya, Senin 12 Oktober 2020.
Peserta terdiri dari kelompok sadar wisata, petugas Destinasi Wisata Ompo dan Citta, pedagang kaki lima sekitar KWA, Satpol PP Pariwisata dan Duta Wisata.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng Hj. Andi Riowati dalam laporannya mengungkit bahwa pelatihan tata kelola destinasi dilaksanakan selama 3 hari dengan tujuan untuk menunjang Kabupaten Soppeng menjadi daerah tujuan wisata.
“Kami berharap kepala kepala pemangku kepentingan serta para pelaku penunjang destinasi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang berkunjung,” harap Andi Riowati
- XLSMART Gelontorkan Rp200 Juta, 33 Ribu UMKM Perempuan Berebut Modal Pintar 2026
- Ulama dan Umara: Dua Pilar Peradaban untuk Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter
- Pemkot Makassar Bentuk Tim ATS, Jemput Anak Putus Sekolah Kembali Belajar
- Di Balik Sekop Sang Komandan, Mengukir Jalan Kesejahteraan untuk Rakyat di Jeneponto
- Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira, MRR : Berlangsung Tertib Tidak Ada Ricuh, Terima Kasih Semuanya
Sementara Pelaksana Jabatan Sementara sebagai Bupati Soppeng, Idham Kadir mengharapkan peserta yang mengikuti pelatihan mampu memberikan kontribusi untuk Pariwisata khususnya di Kabupaten Soppeng.
“Kami yakin peserta yang mengikuti pelatihan tentang tata kelola destinasi mampu merumuskan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Soppeng,” ucap Idham Kadir.
Idham Juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Soppeng yang dimana kegiatan ini mampu meningkatkan pariwisata.
“Saya apresiasi Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng karena dinilai para peserta yang ikut dalam pelatihan tata kelola destinasi memiliki kemauan dan mampu bersinergi dengan semua pihak,” tambahnya.
Lanjutnya bahwa membangkitkan kembali geliat Pariwisata diperlukan trik marketing dalam mempromosikan daya tarik obyek wisata.
“Ini sangat bermanfaat untuk menggalang kesadaran demi meningkatkan komitmen dari unsur pemerintah dalam mewujudkan Pembangunan di sektor pariwisata,” kata Idham Kadir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
