Dinas PU Terima Mahasiswa Magang, Hamka: Angkatan Terbanyak

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar menerima mahasiswa Praktek Kerja lapangan (PPL) atau magang dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Program studi (Prodi) Jurnalistik.

Terkini.id — Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar menerima mahasiswa Praktek Kerja lapangan (PPL) atau magang dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Program studi (Prodi) Jurnalistik.

Humas DPU, Hamka Darwis mengatakan, mahasiswa magang tersebut merupakan angkatan ke-2 yang melaksanakan proses magang di kantor Dinas Pekerjaan Umum.

Angkatan kali ini merupakan angkatan terbanyak yang diterima, yakni sebanyak 5 orang, sedangkan sebelumnya hanya menerima 1 orang.

“Ini kedua kalinya saya menerima anak magang, sebelumnya ada yang magang hanya satu orang, ini baru pertama kalinya kita terima banyak, 5 orang,” kata Hamka, Kamis 17 September 2020.

Hamka Darwis juga menekankan agar mahasiswa magang tersebut dapat menerapkan ilmu-ilmu jurnalistik yang telah diperoleh dari kampus yang kemudian dapat menghasilkan karya jurnalis agar proses magang yang dijalankan tidak sia sia. 

Menarik untuk Anda:

“Saya mau mereka setiap hari membuat karya, agar mereka tidak seperti mahasiswa mahasiswa magang lainnya, mereka harus buat karya seperti cinematografi agar magang mereka tidak sia-sia,” ucapnya. 

Dengan diterimanya mahasiswa untuk magang di Dinas Pekerjaan Umum, salah satu peserta magang, Syahrul Herdiansyah merasa senang karena telah diberikan kesempatan untuk magang di tempat tersebut.

Ia berjanji akan berusaha untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah.

“Saya merasa senang karena diterima untuk PPL disini, Insha Allah saya akan menerapkan ilmu jurnalistik dengan baik di sini,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Aplikasi Ajamma DPRD Makassar Minim Laporan Pengaduan, Ini Sebabnya

Mobil Ambulans Dibakar dan Kantor NasDem Makassar Dirusak, Syahar: Apa Salahnya Itu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar