Pedagang Bangun Lapak Sementara di Area Pasar Karisa

Sejumlah pedagang pasar tradisional Karisa Turatea Jeneponto membangun lapak sementara. /Syarief

Terkini.id — Sejumlah pedagang pasar Karisa yang kios dan lapaknya terbakar, membangun lapak sementara di area pasar tradisional Karisa Turatea Kabupaten Jeneponto.

Dari pantauan terkini.id, Senin, 28 September 2020 pukul 13.30 Wita, terlihat puluhan pedagang sementara membangun lapak di area sebelah timur pasar tradisional Karisa.

“Kami membangun lapak sementara dengan keinginan sendiri, karena kami mau menjual untuk kebutuhan makan,” kata Kaharuddin salah seorang pedagang pasar Karisa, kepada terkini.id ditempat pembangunan lapak sementara.

Mereka membangun lapak dengan kemauan sendiri, tanpa ada arahan dari pihak pemerintah dalam hal ini Dinas perdagangan dan perindustrian.

“Sampai sekarang belum ada arahan dari pihak Pemerintah untuk dimana kita akan menjual sementara, jadi kami mengambil inisiatif untuk bangun lapak sementara disini, sudah tiga hari ini, kami mau makan pak,” ungkap Kaharuddin.

Menarik untuk Anda:

Kahar juga meminta kepada pemerintah setempat agar tidak memindahkan tempat mereka berjualan. 

“Jika pemerintah menetapkan lahan untuk menjual sementara bukan disini (area pasar Karisa), kami minta kepada Pemerintah untuk tidak memindahkan lapak-lapak yang sudah terbangun,” ujar Kaharuddin.

Sementara Pemerintah Kabupaten Jeneponto telah membahas penanganan pasca kebakaran pasar tradisional Karisa Jeneponto.

“Tadi di bahas di coffe morning dan kita telah bentuk tim terpadu  penanganan pedagang korban kebakaran, ketuanya Wakil Bupati dengan anggota semua OPD yang terkait,” kata Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar.

Terkait dengan rencana lahan yang akan dipakai untuk pasar darurat, Iksan Iskandar merencanakan untuk meminta terminal di dekat pasar Karisa.

“Rencana di kawasan terminal, tapi itu harus mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi karena terminal itu aset Pemprov Sulsel, kita sudah kirim surat permintaan untuk memakai sementara lahan terminal itu, tentunya itu akan diatur oleh tim terpadu,” jelas Iksan Iskandar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Diparangi Warga, Anggota DPRD Jeneponto Alami Luka Robek di Kepala

Libur Maulid, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Jeneponto Tetap Dilaksanakan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar