Terkini.id, Makassar – Satu keluarga penumpang kapal di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, dipalak preman dan diancam dengan senjata tajam atau sajam.
Peristiwa keluarga penumpang kapal dipalak preman di Pelabuhan Makassar dan diancam senjata tajam tersebut, viral di media sosial.
“Baru tiba di Makassar sudah langsung kena palak preman, tidak heran sih kalau Makassar dicap sebagai kota dengan angka kriminalitas yang tinggi miris,” demikian keterangan unggahan yang beredar di media sosial terkait kejadian itu, dikutip dari akun Instagram @sosmedmakassar, Rabu, 20 September 2023.
Dalam unggahan terkait peristiwa itu juga tertera kronologi kejadian pemalakan yang dilakukan oleh sejumlah preman di Pelabuhan Makassar tersebut.
Kejadian itu bermula saat penumpang kapal itu tiba di pelabuhan Makassar dan dijemput oleh sanak keluarganya dengan menggunakan mobil.
- Pelindo Multi Terminal Siap Dukung Hilirisasi dan Komoditas Baru di Indonesia Timur
- Dirut Pelindo Dorong Layanan Pelabuhan Lebih Aman dan Efisien di Makassar
- Sinergi Pelindo-Pemkot Makassar Dorong Modernisasi Kawasan Pelabuhan
- Arus Penumpang Lebaran 2026 Naik 10,41 Persen, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
- Arus Mudik Pelindo Regional 4 Naik 8,25 Persen, Balikpapan dan Makassar Jadi Pelabuhan Tersibuk
Tiba-tiba, mobil keluarga penumpang itu didatangi oleh sejumlah orang yang menanyakan soal ‘AHN’.
“Kronologinya itu tadi pagi pas sampai di pelabuhan, kakak saya sudah mau jemput di depan, nah pas lagi naikin barang tiba tiba ada beberapa orang datang nanya nanya mau kemana? awalnya saya kira sopir taxi lagi nyari penumpang tapi kok makin lama makin kasar nada bicaranya sambil bilang ‘AHN nya mana? tabe AHN nya mana?” saya juga tidak tau apa yang di maksud,” ungkap penumpang kapal itu di keterangan kronologi unggahan tersebut.
Saat penumpang itu menanyakan arti AHN itu, sejumlah preman itu pun dengan nada kasar meminta sejumlah uang kepada korban.
“Setelah di tanya apa itu AHN mereka jawab “tabe pak, namanya juga pelabuhan, butuhki makan” dengan nada yg kasar,” cerita sang penumpang.
Penumpang itu pun menolak memberi uang kepada para preman itu. Bukannya pergi, sejumlah orang yang melakukan aksi pemalakan tersebut malah mengancam korban dengan kayu balok dan senjata tajam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
