Terkini.id, Jakarta – Sempat viral di media sosial akibat borong mobil sebanyak 176, kini kondisi warga Kampung Jenu, Tuban menarik simpati dari Presiden Pertamina.
Presiden Direktur PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, Kadek Ambara Jaya menyayangkan saat mengetahui uang hasil penjualan lahan digunakan untuk membeli mobil.
Kadek menanggap perihal perilaku membeli warga untuk menghabiskan uang tersebut kurang tepat.
Ia mengungkapkan jika suatu saat nanti warga setempat jatuh miskin, ia akan merasa bersalah karena ia terlibat langsung dalam hal ini.
“Kalau ini (terancam miskin) terjadi, saya yang salah karena tidak mengawal dan mendampingi mereka,” ujar Kadek, dikutip dari Kompas.com, pada Sabtu 20 Februari 2021.
- Pintu Air Bili-Bili Ditutup Sementara, 8 Wilayah Makassar Berpotensi Gangguan Air
- Kelangkaan BBM di Sulsel, UNM Alihkan Perkuliahan Daring hingga 18 September 2026
- Basarnas Makassar Kerahkan Kn Sar Kamajaya Cari 130 Korban Kmp Virgo Transport 8 Di Laut Jawa
- Atasi Antrean Panjang di SPBU, Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Diberlakukan Mulai 13 September 2026
- BMKG Peringatkan Angin Kencang Senin 14 September 2026, Sulawesi Selatan Masuk Daftar
Untuk menangani hal ini, Kadek mengatakan akan membuat langkah untuk mencegah hal ini terjadi.
Untuk menangani hal ini, Pertamina akan melakukan pemetaan kondisi warga desa tersebut dengan cara bekerja sama dengan tim khusus tentunya.
“Kita akan gandeng tim riset dari Lembaga Antropologi Untuk Riset dan Analisa dalam rangka membangun cetak biru CSR (corporate social responsibility) perusahaan berbasis kearifan lokal,” jelas Kadek.
Pihak Pertamina juga akan mengadakan pembinaan bagi warga memiliki keterampilan yang baik untuk mencegah hal ini.
Terkhusus untuk warga penggarap lahan akan digandeng oleh perusahaan untuk pekerjaan padat karya.
“Kalau punya lahan kan punya duit banyak nih, namun penggarapnya kan kasihan,” jelas tutur Kadek.
Selain adanya rencana penanggulangan masalah ini, anggota TNI juga diturunkan ke kampung tersebut untuk menjaga agar tidak ada gangguan.
Dikabarkan bahwa anggota TNI menjaga Kampung Jenu mulai dari warga setempat menerima uang miliaran rupiah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
