Disetujui Polisi, 4 Pejabat Pemkot Makassar Masuk Rehabilitasi

Terkini.id, Makassar – 4 Pejabat Pemerintah Kota Makassar yang tersandung kasus narkoba mendapat persetujuan polisi untuk direhabilitasi.   

Keempatnya yaitu, Mantan Asisten I Setda Kota Makassar berinisial SB (44), Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat MY (46), Mantan Kepala Bidang Arsip Dinas Kearsipan IM (49), dan mantan Camat Wajo SY (44).

Persetujuan ini setelah melalui asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Jelang Peluncuran, Pemkot Makassar Simulasi Akhir Isolasi Apung Pasien Covid-19...

Merespons itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan keputusan BNN dan kepolisian untuk merehabilitasi Sabri Cs harus dihargai.

“Saya kira kita harus menghargai keputusan BNN, dan pihak kepolisian untuk merehabilitasi 4 pejabat ini, kita hargai itu, karena ini konteks hukum, sudah di luar konteks kita,” kata Danny, Kamis, 20 Mei 2021.

Baca Juga: Pemkot Makassar Hadirkan Laboratorium Pengujian Spesimen, Danny Pomanto: Super Sensitif...

Danny mengatakan pihak kepolisian yang memiliki wewenang untuk menetapkan status pejabat yang tersandung kasus narkoba.

“Yang tetapkan itu korban, pengguna atau statusnya, itukan aparat hukum bukan kami,” kata Danny.

Terkait wacana pemberian sanksi pemecatan terhadap 4 pejabat tersebut, Danny menyebut tak ingin mengambil kesimpulan dan berspekulasi.

Baca Juga: Kota Makassar Kini Punya Laboratorium Swab PCR, Bisa Mendeteksi Covid-19...

Menurutnya, keputusan tersebut harus menunggu proses hukum berjalan.

“KASN sudah minta memberikan pemberhentian sementara, kita ikuti sata. Nanti dilihat hasil hukumnya. Kalau beliau-beliau hanya korban, yah kita mesti fair (adil),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum BNNP Sulsel, Jamaluddin mengatakan, proses assesmen keempat oknum pejabat dan ASN itu dilakukan pada Rabu 5 Mei 2021 lalu.

“Sudah diassesmen oleh Tim TAT (Tim Assesmen Terpadu). Sudah ada hasilnya di Polrestabes (Makassar),” kata dia.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Yudi Frianto menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan kordinasi dengan BNNP Sulsel untuk penentuan lokasi rehabilitasi.

“Iya, kita sudah terima suratnya dari BNNP bahwasanya bisa dilakukan rehab. Tinggal kita sekarang kordinasi dengan BNNP rehabnya dimana, apakah di Baddoka atau di luar atau ada tempat di lapas,” ungkapnya

Sambil menunggu lokasi rehabilitasi yang memungkinkan, AKBP Yudi mengatakan pihaknya juga melengkapi berkas perkara 4 pejabat tersebut untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Proses hukum tetap jalan, berkaskan harus dilanjutkan sampai P21 diteruskan ke pengadilan. Ketok palunya bagaimana nanti pihak pengadilan yang tentukan,” jelasnya.

Diketahui, keempat pejabat tersebut sebelumnya ditangkap Tim Narkoba Polrestabes Makassar pada Jumat 23 April 2021.

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu dua saset, masing-masing seberat 0,5 gram dan 0,9 gram.

Pemasok barang haram tersebut hingga kini masih dalam pengejaran jajaran Satresnarkoba Polrestabes Makassar. Kini Keempat tersangka masih berada di Mapolrestabes Makassar.

Penyidik menjerat mereka dengan Pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Narkotika.

Keempatnya terancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Bagikan