Masuk

Ditanya Soal Ucapan AHY, Anak Presiden Jokowi: Beda Level, Aku Level Terendah

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Salah satu anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka memberikan jawabannya ketika ditanya soal ucapan Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang pembangunan infrastruktur Indonesia.

Diketahui AHY  membandingkan pembangunan infrastruktur Indonesia yang terjadi pada masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Jokowi.

Gibran Rakabuming berujar bahwa mengenai soal komentar AHY, dirinya meminta para wartawan untuk menanyakan kembali kepada suami Annisa Pohan itu.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Mulai Dibangun di Makassar

Yo takon Mas Agus wae to (tanya mas AHY saja),” ujar Gibran Rakabuming, dikutip terkini.id dari suara.com, Selasa 20 September 2022.

“Aku kan nggak pernah ngomentarin, aku santai aja.” lanjut Gibran Rakabuming.

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Walikota Solo ini berpendapat ketika pemerintahan sang ayah dibandingkan dengan pendahulunya, hal itu bukan berarti sebuah kejelekan.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

“Ya nggak apa-apa (pemerintahan Jokowi dibandingkan dengan SBY),” kata Gibran Rakabuming.

“Malah apik (bagus) to.” sambung Gibran Rakabuming.

Selanjutnya, Gibran Rakabuming mengatakan dirinya belum pantas untuk dibandingkan dengan sosok AHY.

Gibran Rakabuming juga menyinggung bahwa AHY mempunyai pengalaman yang lebih banyak dibandingkan dirinya.

Baca Juga: AHY Ungkap Partai Demokrat Hadir Sebagai Perubahan Rakyat Jadi Lebih Baik

Ditambah pula AHY pernah aktif sebagai militer Indonesia sehingga ia merasa belum sejajar dengan anak sulung SBY tersebut.

“Lha aku iso opo to (bisa apa), beliau kan Ketua Umum, beda level. Aku di level terendah,” ucap Gibran Rakabuming.

“Enggak lah, beliau lebih di atas saya. Lebih senior, beliau ketua umum. Beliau lebih pengalaman, pengalaman di TNI juga,” ungkap Gibran Rakabuming.

Sebagai informasi, dalam acara Rapimnas Partai Demokrat yang digelar pada Jumat 16 September 2022, AHY menyatakan pembangunan infrastruktur di Indonesia era pemerintahan Presiden Jokowi telah direncanakan sejak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden.

Oleh karena itu, AHY merasa heran mengapa sampai saat ini masih belum ada yang mengapresiasi SBY ataupun Partai Demokrat.

“Kadang-kadang saya speechless juga mengatakannya. Tapi kenapa sih, kita tidak kemudian mengatakan, terima kasih telah diletakkan landasan, telah dibangun 70 persen, 80 persen, sehingga kami tinggal 10 persen tinggal gunting pita. Terima kasih Demokrat, terima kasih SBY, begitu,” imbuh AHY.