Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan, Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi yang besar pada sektor pertanian. Adanya virus covid-19 ini justru pertanian harus semakin dipacu mengingat masyarakat sangat membutuhkan pangan sehat.
“Wabah virus Covid-19 tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Melalui 3 pilar penyuluhan, pelatihan dan Pendidikan kami terus optimalkan SDM Pertanian untuk tetap beraktivitas melalui online system,” ujar Dedi.
Hal ini disampaikan Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa Dr. Syaifuddin, ketika melakukan pada pemantauan kinerja ASN Polbangtan Gowa yang Bekerja dari Rumah. Rabu (29/04)
Selain memantau Kinerja ASN, Direktur Polbangtan Gowa juga menjelaskan tentang 6 strategi sektor pertanian Indonesia dalam menghadapi Covid-19.
Semua insan pertanian tetap bekerja dengan semangat tinggi dan tangguh, mewujudkan kemandirian pangan, Meningkatkan produksi nasional berbasis pertanian rakyat dan keberpihakan pada petani kecil, Optimalisasi lahan dan pekarangan dengan tanaman pangan untuk kebutuhan rumah tangga, Memetakan daerah rawan pangan dan alokasi kebutuhan pangannya secara tepat, Menciptakan efesiensi rantai pemasaran produk pertanian dan keberpihakan pasar pada petani dan Menage petani kita sehat, sejahtera dan semangat agar tetap terus berproduksi.,” ungkap Syaifuddin.
- FKG PAI TK Jeneponto Tunjukkan Kepedulian, Kunjungi dan Bantu Korban Kebakaran
- Talk Show Pendidikan KNPI Makassar Angkat Dekolonisasi, Dorong Integrasi Pengetahuan Lokal di Sekolah
- Menyorot Tindak Lanjut Kasus MBG di Jeneponto, SPPG yang Diduga Dikelola Oknum Anggota DPRD Ditutup
- Pemkot Makassar Perkuat Ketahanan Pangan, Dorong Sinergi Nasional di Tengah Tantangan Global
- Gema Haji 2026, Bank Sulselbar Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini
Untuk kegiatan akademik, seluruh mahasiswa juga sudah melakukan kegiatan Belajar dari Rumah, bahkan saat ini kegiatan Ujian Tengah Semester (UTS) sementara berlangsung menggunakan metode daring.
Di masa Belajar dari Rumah, mahasiswa juga diarahkan untuk tetap bersinergi dan punya aktifitas bersama petani dan melakukan penyuluhan dilapangan akan tetapi dengan mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Kegiatan yang terpantau sampai saat ini, mahasiswa Polbangtan Gowa yang saat ini berada didaerahnya, tetap eksis membantu petani dalam mengolah lahan, menanam sampai dengan kegiatan panen padi. Ini merupakan kegiatan atau tugas mandiri yang diberikan kepada mahasiswa.
Terus mengenjot perilaku mahasiswa dilapangan, dalam berkontribusi membantu ketersediaan dan kebutuhan pangan masyarakat di Tengah pandemi Covid-19.
Senada dengan pesan Mentan SYL, sektor pertanian menjadi harapan dan tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Semuan insan pertanian tetap bekerja dengan semangat tinggi dan tangguh, mewujudkan kemandirian pangan bangsa. Menjadi petani kita sehat sejahtera dan semangat, agar tetap terus berproduksi, tutup Syaifuddin. (MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
