Ditinggal Sang Ibu dan Tak Punya Seragam, Siswi Ini Pilih Putus Sekolah

Terkini.id,Jeneponto – Sungguh malang nasib yang dialami Anisa Ramadani siswa kelas I SD Negeri 16 Tamanroya Kelurahan Tamanroya Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto yang harus pasrah putus sekolah karena tak memiliki baju seragam sekolah.

Anak malang yang tinggal bersama kakek dan neneknya di bangunan sekolah yang sudah tidak layak huni itu putus sekolah pasca banjir bandang yang menerjang Jeneponto pada bulan Januari 2019 yang lalu.

Pakaian sekolahnya hanyut terbawa banjir, sejak itulah Anisa tak masuk sekolah lagi, karena kakek dan neneknya kesehariannya membersihkan masjid tidak mampu membelikannya seragam sekolah.

Bukan hanya itu kisah hidup yang dialami Anisa, namuh kisah hidup memilukan pun dirasakannya sejak umur 8 bulan.

Mungkin Anda menyukai ini:

Anisa buah hati dari pasangan Rahmat dengan Aisyah, tak seperti dengan apa yang dirasakan oleh anak seusianya.

Baca Juga: Menjelang Kongres XVI HPPMI Maros, Ali Rusdy: Momentum Penyatuan Persepsi...

Sejak baru berusia 8 bulan, Anisa yang seharusnya merasakan air susu ibunya harus kehilangan kasih sayang seorang ibu karena dia ditinggal oleh ibunya.

“Sejak usia 8 bulan Anisa dan bapaknya ditinggal ibunya, ibunya pulang ke kampungnya di Flores Nusa Tenggara Timur, dia bersuami,” kata Alimuddin, kakek Anisa.

Sementara itu, Rahmat ayah Anisa pun merantau ke Morowali untuk bekerja.

Baca Juga: Tak Punya Uang, Pria Ini Nekat Pulang Kampung Berenang Pakai...

“Bapaknya sekarang di Morowali, dia bekerja sebagai buruh,” tutur Alimuddin

Dengan mata berkaca-kaca, Anisa mengutarakan kisah pilunya saat ditemuiĀ terkini.id, di rumah yang dia tinggali bersama nenek dan kakeknya

“Saya sudah tidak sekolah, baju sekolahku terbawa banjir, tidak ada uangnya nenekku untuk beli baju,” tutur Anisa.

Anisa pun mengungkapkan keinginannya untuk kembali melanjutkan sekolahnya.

“Masih mauka kasihan sekolah, minta tolong bantuannya,” ungkapnya yang diiringi tetesan air matanya.

Bagikan