DMI Kupas Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Silaknas GN-Semarak

Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (SEMARAK) DMI Tahun 2019 rencananya akan diselenggarakan pada 12 hingga 13 Maret 2019 mendatang.

Terkini.id,Jakarta Silahturahim Nasional (Silatnas) Gerakan Nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (SEMARAK) Dewan Masjid Indonesia (DMI) berlangsung mulai hari ini, Selasa 12 Maret Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Acara ini rencananya dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum PP DMI, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. H. Syafruddin, M.Si siang ini. Diketahui Silatnas ini turut dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Dra. Hj. Puan Maharani, selaku keynote speaker dalam acara ini.

Narasumber lainnya adalah Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, yang akan membawakan materi tentang Kebijakan dan Dukungan Kemenag terhadap Gerakan Nasional Semarak.  Kemudian akan ada pembicara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membahas seputar Kebijakan dan Dukungan Kementerian PPPA terhadap Gerakan Nasional SEMARAK.

Diketahui pembukaan Silatnas ini akan diikuti oleh 1.000 orang, termasuk 315 peserta inti dari pengurus Departemen PPMAK DMI, Korps Muballigh-Muballighah DMI, Badan Pembina Taman-Kanak-Kanak Islam (BPTKI) DMI, dan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) DMI.

Sejumlah kegiatan dalam acara ini salah satunya akan ada prosesi penandatangan Deklarasi Gerakan Nasional SEMARAK. Deklarasi ini akan ditandatangani oleh Waketum PP DMI, H. Syafruddin yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) RI.

“Saya, bersama Menko PMK RI, Hj. Puan Maharani, dan perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) RI juga akan menandatangani  Deklarasi Gerakan Nasional SEMARAK,”ujar Maria Ulfah.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bidang Pemberdayaan Potensi Muslimah, Anak, dan Keluarga (PPMAK) , Dr. Hj. Maria Ulfah Anshor, M.Si mengatakan Gerakan Nasional (GN) Sejuta Masjid Ramah Anak (SEMARAK) merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah perilaku kekerasan terhadap anak.

“DMI akan berupaya memaksimalkan fungsi masjid sebagai lingkungan alternatif bagi tumbuh kembang anak. Ini menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah kekerasan terhadap anak,”jelas Hj. Maria Ulfah.

Menurut Maria, Masjid harus menjadi pusat pengasuhan dan pendidikan anak, sekaligus sebagai titik utama pembentukan Ahlaqul Karimah bagi anak-anak generasi bangsa. Masjid berperan penting terhadap pembentukan karakter bagi anak-anak Muslim. Masjid juga menjadi sumber rekonstruksi peradaban Indonesia di masa depan.

“Hal ini tercermin dari aktivitas keseharian anak anak di dalam Masjid bersama dengan para pengelola Masjid, Ustadz, Ustadzah, Kyai, Nyai, Da’i, da’iyah, Muballigh, dan Muballighah. Para pendamping dan jamaah Masjid, juga berperan penting bagi pendidikan karakter anak anak Muslim, generasi bangsa, yang sedang tumbuh dan belajar di lingkungan sekitar Masjid,”terangnya.

Masih kata Mantan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) RI itu menegaskan bahwa desain pendidikan dan pengembangan Masjid harus memikirkan strategi dan pendekatan yang terbaik untuk anak-anak.

“DMI sedang dan akan terus merancang, mengembangkan, dan merawat masjid ramah anak. Masjid hendaknya didesain secara terintegrasi untuk menjadi ruang penting bagi anak-anak. Hal ini membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan masjid, termasuk peran aktif pemerintah,” lanjut Maria Ulfah.

Berdasarkan data laporan pengaduan masyarakat yang diterima oleh KPAI, angka kekerasan terhadap anak terus meningkat. Khususnya kekerasan seksual serta penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Dampaknya, anak-anak harus berhadapan dengan hukum.

Pada tahun 2011, tercatat sebanyak 2.178 kasus kekerasan terhadap anak. Jumlah ini meningkat menjadi 3.512 kasus pada tahun 2012.  Lalu meningkat lagi menjadi 4.311 kasus pada tahun 2013 dan terus meningkat menjadi 5.066 kasus pada tahun 2014.

Berita Terkait
Komentar
Terkini