Bagi seorang Muslim, setiap upaya menyelamatkan dan menjaga kesehatan manusia merupakan bagian dari tujuan utama syariat, yaitu ḥifẓ al-nafs (menjaga jiwa). Nilai inilah yang seharusnya menjadi ruh dalam setiap tindakan pelayanan kesehatan.
Maka ketika seorang pasien mengucapkan, “Terima kasih, Dokter,” penghargaan itu sesungguhnya bukan hanya ditujukan kepada seseorang yang mampu mengobati.
Lebih dari itu, ia merupakan pengingat bahwa profesi ini adalah panggilan untuk terus belajar, mengajar, melayani, dan menjadi perantara kebaikan bagi sesama.
Sebagaimana firman Allah SWT:
“Barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan ia telah memelihara kehidupan seluruh manusia.” (QS. Al-Mā’idah: 32)
- Dealer Maluku Graha Motor Perkuat Silaturahmi dengan Komunitas Honda CRF di Ambon
- Komunitas Honda CBR Ambon City Rolling, Utamakan Keselamatan dan Semangat Cari Aman
- BPBD Jeneponto Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Dua Kecamatan
- Touring Merah Putih Asmo Sulsel Perkuat Sinergi Ekosistem Honda di Pinrang
- Soundrenaline 'Sana Sini di Makassar' Melanjutkan Perayaan Musik-Seni-Komunitas dari Jakarta
Pada akhirnya, menjadi dokter bukan hanya tentang kemampuan menyembuhkan penyakit. Menjadi dokter adalah tentang mendidik kehidupan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
