Praktek Dokter Ilegal di Padang Diringkus Polisi, Jarum Suntik dan Pisau Bedah Disita

Terkini.id, Jakarta – Seorang wanita di Kota Padang, Sumatera Barat diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat karena melakukan kegiatan praktek dokter ilegal. Padahal, dia bukan dokter atau tenaga kesehatan.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stafsnus Satake Bayu Setianto membenarkan perihal penangkapan tersebut dan pelaku berinisial PR (24).

“Diamankan di sebuah tempat di Gunung Pangilun, kecamatan Padang Utara, Kota Padang,” ujar Satake, Rabu 19 Januari 2022.

Baca Juga: Komentari Pertandingan Tinju Azka VS Vicky, Farhat Abbas: Kembalikan Uang...

PR diamankan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kegiatan praktek dokter yang menggunakan alat, metode atau cara lain yang tidak umum.

“Pelaku melakukan kegiatan praktek seolah – olah adalah tenaga kesehatan yang telah memiliki izin di toko atau studio kecantikan, padahal PR bukan dokter maupun tenaga kesehatan,” ujar Satake.

Baca Juga: Sebut Pertandingan Vicky Lawan Azka Ilegal, Farhat Abbas: Dia Pura-Pura...

“Di TKP juga ditemukan alat – alat yang seharusnya dipergunakan oleh dokter untuk melakukan praktek kedokteran. Namun saudari PR tidak memiliki izin dalam menggunakan alat – alat tersebut,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan, PR diketahui hanya memiliki sertifikat pelatihan kecantikan dari VAN Sulam Alis & Academy tertanggal 26 Juli 2016 yang menyatakan bahwa PR terdaftar telah mengikuti kursus Basic Eyelash Axtantion dan sertifikat tertanggal 23 Mei 2017 mengikuti kursus Basic .Lengkap Sulam Alis dan Bibir.

“Jadi hanya sertifikat pelatihan,” ujar Satake.

Baca Juga: Sebut Pertandingan Vicky Lawan Azka Ilegal, Farhat Abbas: Dia Pura-Pura...

Dilansir dari laman detik com, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sertifikat pelatihan, 1 unit handphone, 1 bungkus bekas ampul, 1 bungkus jarum jahit medis, 1 bungkus pisau bedah medis, 1 buah impus sodium cloride untuk melarutkan serbuk botox, 74 buah jarum single use needle, 67 buah jarum suntik 1 cc / 1mm dan berbagai jenis jarum suntuk serta peralatan pemotong lainnya.

Selain itu, diamankan pula barang bukti sebanyak 21 lembar surat pernyataan persetujuan tindakan untuk model costumer dimple yang telah ditandatangani PR dan sejumlah pasien, serta 22 lembar surat pernyartaan persetujuan tindakan untuk model costumer dimple kosong.

Pelaku diamankan di Mapolda Sumbar. Ia dijerat Pasal 78 jo Pasal 73 ayat (2) UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan Pasal 83 jo Pasal 64 UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Bagikan