Dokter Dewi Setiawati: Orang Tua Harus Jadi Tempat Pulang Anak, Bukan Sekadar Pengirim Uang

Dokter Dewi Setiawati: Orang Tua Harus Jadi Tempat Pulang Anak, Bukan Sekadar Pengirim Uang

EP
Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes.
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini, Makassar — Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar, dr. Dewi Setiawati, menyoroti pentingnya perhatian keluarga dan komunikasi emosional dalam mencegah anak muda terjerumus pada pergaulan bebas dan perilaku berisiko.

Pesan tersebut disampaikan Dewi melalui refleksi pengalaman menangani seorang mahasiswi berinisial Rosa yang datang ke klinik dengan keluhan keputihan dan rasa gatal berkepanjangan.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, Rosa didiagnosis mengalami condyloma acuminata atau penyakit jengger ayam akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV), salah satu penyakit menular seksual.

Menurut Dewi, kasus tersebut bukan hanya persoalan kesehatan fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi psikologis dan lingkungan sosial pasien.

“Banyak anak muda sebenarnya tidak sedang mencari kemaksiatan. Mereka hanya mencari perhatian, kasih sayang, dan tempat untuk bercerita,” ungkapnya.

Baca Juga

Dalam percakapan dengan pasiennya, Rosa mengaku terjebak dalam hubungan yang tidak sehat karena merasa kesepian dan kurang mendapatkan perhatian emosional.

“Saya hanya ingin ada yang peduli sama saya, Dok,” ujar Rosa.

Kalimat tersebut, kata Dewi, menjadi gambaran tentang banyaknya generasi muda yang hidup dalam kesendirian di tengah tekanan kehidupan perkotaan dan pergaulan modern.

Ia menilai media sosial dan lingkungan pergaulan saat ini turut memengaruhi cara pandang anak muda terhadap hubungan dan kebebasan, hingga perlahan mengaburkan batas moral.

Sebagai tenaga medis, Dewi menegaskan bahwa penyakit menular seksual dapat diobati, namun perubahan perilaku menjadi langkah penting agar risiko penularan dan komplikasi tidak terus berulang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.