Kisah reflektif seorang dokter kandungan tentang ketegaran seorang ibu hamil yang kehilangan suami. Sebuah pelajaran berharga bahwa kebaikan yang tulus akan menemukan jalan pulang, meski tidak selalu melalui orang yang sama.
Dokter kandungan sekaligus dosen FKIK UIN Alauddin Makassar, dr. Dewi Setiawati, mengingatkan pentingnya perhatian orang tua dan komunikasi keluarga untuk mencegah generasi muda terjerumus pergaulan bebas.
BEBERAPA tahun silam, saat saya sedang jaga malam di rumah sakit, sekitar pukul 2 dini hari, datang seorang ibu setengah baya bersama putrinya, seorang remaja perempuan, kira-kira berusia 18 tahun.