Terkini.id, Malang – Nina Agustin, seorang dokter gigi di Malang, Jawa Timur, memikat banyak perhatian netizen karena penampilannya saat melayani pasien.
Seperti diketahui, dokter kini harus menggunakan APD lengkap setiap melayani pasien, apalagi mereka yang menangani bagian mulut dan THT.
Bedanya, Nina Agustin mengenakan APD berbeda. Dokter yang hampir setiap hari memeriksa mulut banyak pasien itu menggunakan APD berupa baju hazmat dengan corak yang keren, bahkan membuatnya terlihat seksi.
Alumnus Universitas Airlangga Surabaya ini, rupanya menggunakan hazmat berbeda itu karena ada alasan khusus.
“Pasien, terutama anak-anak, kalau melihat dokter pakai APD, apalagi level 3, jadi takut dan merasa tak nyaman,” kata Nina dikutip dari wolipop, Kamis 3 Juli 2020.
- Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Volleyball Cup 2026 dengan Mengalahkan Korea Selatan
- Pesantren Madani Parmusi Dibangun di Tombolo Pao, Kemenag Gowa Pastikan Pendampingan Legalitas
- 32 Negara Resmi Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026, Berikut Jadwalnya
- Lukman B Kady Serap Aspirasi Warga Bontoala Saat Pengawasan APBD 2026
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
Dari situ, muncul ide di benak Nina untuk membuat baju APD yang elok dipandang sehingga tak mengintimidasi pasien, tapi tetap sesuai standar keamanan.
Jadilah baju APD yang modelnya menyerupai jumpsuit dengan siluet yang pas di tubuh ramping Nina. Seperti terlihat di Instagram Nina, warna dan motif baju APD-nya beragam.
Ada yang didominasi warna pink (senada dengan ruangan praktiknya), oranye, hingga APD yang dihiasi desain visual bergaya pop-art.
View this post on Instagram
Perempuan kelahiran Kediri, 15 Agustus 1985, ini mengatakan,APDtersebut dibuat oleh penjahit yang biasa membuat APD. Kebetulan penjahit tersebut juga berasal dari Kediri, kampung halaman Nina.
Untuk bahan, Nina membelinya sendiri di toko kain sebelum dibawa ke penjahit. Bahan pilihan dia antara lain taslan balon, taslan milky dan gore-tex. “Semuanya standard APD 100% antiair,” kata pendiri NDC Dental Clinic itu.
Nina juga mengklaim, kain tersebutreusableatau aman apabila dipakai berulang kali. Hampir semua material berwarna polos. Untuk menambah motif, digunakan teknik digital printing pada kain.
Total, sudah ada 25 baju APD dalam koleksinya. Ia juga melengkapi gayanya dengan sepatu bot senada yang dipesan secara khusus dengan mengikuti standar keamanan.
View this post on Instagram
Penampilan ibu dua anak ini sempat mencuri perhatian netizen danviraldi jagat media sosial. Banjir pujian dan tak sedikit pula yang menyebut penampilan Nina seksi.
“Kalau seksi, itu persepsi orang menilainya bagaimana. Karena saya memakai APD sesuai postur tubuh saya supaya nyaman. Mungkin orang selama ini melihat APD yang selalu longgar, lalu kaget ketika ada APD seperti punya saya,” kata Nina.
View this post on Instagram
Bagi Nina, baju APD yang mengepas di tubuh akan membuatnya lebih nyaman bergerak ketika menangani pasien klinik gigi. Hal itu diakui oleh rekan-rekan sejawatnya. Terbukti, menurut pengakuan Nina, mereka juga mengikuti jejaknya untuk memesan APD yang sama.
Nina berharap, bajuAPDbisa memberi pesan positif, baik bagi pasien maupun dokter, di tengah pandemi COVID-19. “Pasien bisa merasa tenang ke dokter gigi, begitu pula dokternya juga bisa bekerja dengan nyaman tanpa mengesampingkan faktor keamanan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
