Makassar Terkini
Masuk

Ade Armando Bela Anies Baswedan, Dokter Tifa: Kenapa Buzzer Merapat ke Anies

Terkini.id, Jakarta – Dokter Tifa kembali melontarkan opininya terkait komentar Ade Armando soal cuitan dirinya tentang putri sulung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dokter Tifa mempertanyakan mengapa para pegiat media sosial saat ini semakin lengket dengan kubu mantan Menteri Pendidikan ini.

“Kenapa buzzer jd pd merapat ke Anies? Kmrn  Eko Kuntadi. Skrg Ade Armando. Besok jangan2 Denny Siregar,” ujar Dokter Tifa, dikutip dari Twitter @DokterTifa, Selasa 2 Agustus 2022.

Dokter Tifa juga mengeluhkan bahwa dirinya telah menerima serangan dari buzzer pendukung Jokowi.

“Jadi Dokter Tifa kritik Jokowi, diserbu Buzzer. Dokter Tifa kritik Anies, diserbu Buzzer juga yg sama. Iki piye @aniesbaswedan ?” tanya Dokter Tifa.

Cuitan Dokter Tifa Soal Buzzer dan Anies Baswedan (Twitter @DokterTifa)

Sebagai informasi, pegiat media sosial Ade Armando memberikan pendapatnya terkait cuitan Dokter Tifa yang memohon kepada Anies Baswedan agar putri kandungnya dipakaikan hijab.

Dalam cuitannya tersebut, Dokter Tifa memperingatkan Anies Baswedan jika dirinya tidak memakaikan hijab anak perempuannya ini, maka penganut agama Islam akan meninggalkannya.

“Di tengah kebahagiaan itu ada saja yang berkomentar dengan nyinyir, dia (dr Tifa) menulis dengan nada ancaman kalau Mutiara tetap tidak berjilbab jangan salahkan kalau umat Islam ramai-ramai meninggalkan Anies,” ucap Ade Armando, dikutip dari wartaekonomi.co.id, Selasa 2 Agustus 2022.

“Dr Tifa ini menganggap pemilihan presiden ditentukan oleh jilbab, jadi setidaknya anak seorang capres bukan karena integritas dan kompetensinya tapi oleh jilbab putrinya,” lanjut Ade Armando.

Ade Armando menganggap cuitan Dokter Tifa tersebut terdapat unsur ancaman kepada Anies Baswedan.

“Ini komentar yang luar biasa, memang bernada anjuran tapi di dalamnya terkandung ancaman. Mutiara itu tidak berjilbab dan Dokter Tifa mengatakan kalau saja mutiara berjilbab umat Islam akan mendukung Anies kalau dia maju sebagai calon presiden,” papar Ade Armando.

Dosen Universitas Indonesia ini berujar bahwa ia bukanlah pendukung Anies Baswedan namun disisi lain dirinya berharap orang nomor satu di Jakarta ini akan menjadi teladan bagi umat Islam konservatif.

“Saya sendiri bukan pendukung Anies, tapi bukan karena itu saya berharap Mutiara tetap tidak mengenakan jilbab. Bila Putri Anies tidak berjilbab dan sang ayah membiarkannya, itu akan menjadi teladan penting bagi umat Islam konservatif yang mengidolakan Anies bahwa jilbab bukanlah sebuah keharusan,” ungkap Ade Armando, dikutip dari viva.co.id, Selasa 2 Agustus 2022.

Ade Armando menegaskan bahwa seseorang tidak bisa dipaksakan untuk mengenakan hijab lantaran hal tersebut menyangkut dengan pilihan hidup pribadi masing-masing.

“Jilbab adalah sebuah pilihan cara berpakaian yang bisa dikenakan bisa tidak, dan itu adalah sebuah cara pandang beragama yang pluralis dan liberal,” pungkas Ade Armando.

Sampai berita ini diturunkan belum ditemukan tanggapan Ade Armando soal ucapan Dokter Tifa tersebut.