Terkini.id, Makassar- Kerusahan yang terjadi di Wamena memakan banyak korban baik masyarakat Papua maupun pendatang sehingga menjadi perhatian publik dan Organisasi masyarakat (Ormas) lainnya. Kamis, 3 Oktober 2019.
Dilansir dari Hidayatullah.or.id, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah menyatakan sikap sehubungan dengan terjadinya tindak kekerasan dan kerusuhan di tanah Papua akhir-akhir ini.
Dalam keterangan jumpa Pers DPP Hidayatullah Nashirul Haq selaku ketua umum mengatakan, meminta aparat keamanan segera melakukan upaya pengamanan secara cepat dan sungguh-sungguh agar kondisi Papua kembali kondusif.
Dalam poin kedua, meminta pemerintah menjamin tegaknya keadilan di Papua untuk semua bidang dan semua masyarakat.
Serta poin ketiga, meminta pemerintah segera melakukan pencegahan atas upaya yang menjurus ke arah pemisahan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Makin Kritis! Keluarga Besar, Parpol, Anggota DPRD hingga Sejumlah ASN Dikabarkan Tak Percaya Bupati Gowa
- Demi Kualitas Hidup Masyarakat, PT Vale-Kodim 1412 dan Pemkab Kolaka Wujudkan Hunian Layak dan Akses Kesehatan
- PLN Mobile Padel Competition 2026 'Smash Your Energy' Dimulai, Kolaborasi PLN dengan 52 Instansi
- Wabup Gowa Buka Kampoeng Eropa City Trail Run 2026, Didorong Jadi Kalender Event Tahunan Gowa
- PT Bumi Karsa Dorong Transformasi Digital Konstruksi lewat Penguatan Kompetensi BIM
Nashirul Haq mengatakan, Hidayatullah sendiri sejak tahun 1990, telah berupaya membangun Papua dengan mendirikan sejumlah pesantren – pesantren, yakni 9 di Papua Barat dan 11 di Papua, termasuk Jayapura.
“Alhamdulillah, Allah Ta’ala memberi kesempatan kepada pesantren – pesantren Hidayatullah untuk tetap berkiprah hingga saat ini dan mudah – mudahan terus berkiprah di masa depan,” tuturnya.
DPP Hidyatullah berharap semua pihak paham akan kondisi yang terjadi dan pemerintah khususnya berperan aktif dalam menangani konflik di Wamena hingga kembali kondusif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
