Sumur Resapan Disebut Warisan Jokowi, Chusnul Chotimah: Giliran Daerah Lain Juga Bikin, Kadrun Teriak Itu Niru Anies

Sumur Resapan Disebut Warisan Jokowi, Chusnul Chotimah: Giliran Daerah Lain Juga Bikin, Kadrun Teriak Itu Niru Anies

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah melontarkan sindiran kepada kelompok kadal gurun atau kadrun mengenai sumur resapan di DKI Jakarta.

Ia menyinggung bahwa ketika sumur resapan bermasalah bahkan memakan korban, para kadrun berteriak bahwa sumur resapan adalah program warisan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Namun, lanjutnya, ketika ada daerah lain yang juga membuat sumur resapan, maka kadrun akan berteriak bahwa daerah itu meniru Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Sumur resapan bermasalah bahkan memakan korban, kadrun teriak sumur resapan itu warisan Jokowi,” kata Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 12 Desember 2021.

“Giliran daerah lain ada juga yang bikin sumur resapan, Kadrun teriak itu niru Anies. Kadrun makin giIa,” sambungnya.

Baca Juga

Chusnul Chotimah tidak menyebut spesifik soal siapa yang ia maksud menyebut sumur resapan adalah program warisan Anies Baswedan.

Namun, dilansir dari Kompas, anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Tatak Ujiyati sempat menyinggung hal tersebut.

Tatak Ujiyati mengatakan bahwa pembangunan sumur resapan yang kini masif sebenarnya meneruskan program Pemerintah provinsi DKI Jakarta pada masa Jokowi.

Ia lantas menyinggung bahwa mengapa sumur resapan ini barus dipermasalahkan di era Anies Baswedan.

“Sumur resapan yang kini masif dibangun di Jakarta di jaman Anies, sebenarnya meneruskan program Pemprov DKI pada masa Pak Jokowi. Dulu tak dipermasalahkan, kenapa sekarang jadi soal?” kata Tatak melalui cuitannya, dikutip pada Jumat, 10 Desember 2021.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.