Terkini, Makassar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Zulhajar mengatakan salah satu program prioritas Komisi B DPRD Makassar adalah mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Maka dari itu, pihaknua masih menunggu hasil dari pemerintah kota dengan TPAD, tim anggarannya lagi melakukan upaya efisiensi.
“Nanti setelah selesai itu semua, lalu kami panggil semua mitra kami, seperti anggaran yang disediakan dan program apa saja yang akan dijalankan, baru kami akan evaluasi,” ungkapnya, Selasa, 18 Maret 2025.
Legislator dari daerah pemilihan wilayah 3 Makassar itu menjelaskan, DPRD saat ini masih menunggu alokasi efisiensi anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk program yang akan dijalankan ke depan.
“Menyuarakan seberapa penting program yang disusun dan penggunaan anggaran yang akan dilakukan. Karena ini masih efisiensi anggaran, sementara Pemkot lagi masih menyisir anggaran-anggaran yang perlu dipotong dan ditambahkan, kami (DPRD Makassar) masih menunggu itu,” jelas Icul, sapaan karibnya.
Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan bahwa ukuran kinerja Komisi B DPRD Makassar adalah peningkatan PAD Kota Makassar.
- PDIP Sulsel Salurkan 151 Hewan Kurban, Ridwan Andi Wittiri: Kurban Wujud Kesalehan Sosial
- Dirut Pelindo Hadiri Penyaluran 35 Ekor Sapi Kurban Serentak di Regional 4
- BSI Salurkan Lebih dari 24 Ribu Hewan Kurban Tahun Ini, Jumlahnya Naik 57 Persen
- Program TJSL Terang Berkah Ramadan PLN Sulselrabar Mulai Tersalurkan untuk Masyarakat Kurang Mampu
- Lonjakan Harga Bahan Material Jalan, Kalla Aspal Pastikan Layanan Tetap Optimal
“Targetnya itu peningkatan PAD, karena komisi kami (Komisi B DPRD Makassar) untuk catatan kinerja. Ini kan bertambah dari Rp1,7 triliun target PAD untuk tahun 2024, kami dorong kemarin di APBD pokok untuk bertambah sampai Rp2,1 triliun PAD-nya,” kata dia.
Anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar itu juga meminta peran perusahaan daerah (perusda) Kota Makassar untuk meningkatkan kinerjanya guna mencapai PAD yang telah ditargetkan sebelumnya oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
“Begitu pun dengan perusda-perusda yang lain, misalnya itu pekerjaan yang harus menjadi konsen (fokus) wali kota baru (Munafri Arifuddin) soal peningkatan PAD Kota Makassar. Targetnya itu Rp2,1 triliun, tapi selalu direalisasi selalu kurang dari itu, padahal potensi Makassar lebih dari itu,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
