Terkini.id, Makassar – Legislator DPRD Makassar, Nunung Dasniar menyoroti gedung-gedung di Kota Makassar yang saat ini belum memiliki sistem proteksi kebakaran.
Sorotan pihaknya tersebut disampaikan Nunung Dasniar saat menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Sosialisasi Perda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran tersebut digelar di Hotel Grand Maleo, Jl Pelita Raya, Selasa 29 Agustus 2023.
Nunung menegaskan bahwa standar proteksi bahaya kebakaran tersebut mesti diperhatikan. Ia khawatir adanya potensi kebakaran di tengah musim kekeringan ini.
“Gedung itu harus punya proteksi kebakaran dan apar. Dan saya melihat gedung di Makassar ini belum begitu lengkap,” ujar Nunung Dasniar, dikutip dari Datakita.co.
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
Legislator Fraksi Gerindra ini pun menyebut, gedung DPRD Makassar masih minim sistem proteksi tersebut. Oleh karenanya, Nunung meminta agar pihak sekretariat untuk melengkapi agar menjadi contoh bagi masyarakat.
“Gedung kita saja belum lengkap, masa masyarakat yang tahu itu,” ungkapnya.
Selain itu, Nunung Dasniar juga meminta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar untuk mengawasi semua gedung di Makassar.
Pihaknya ingin ada tindakan tegas dari Damkar Makassar terhadap gedung tanpa APAR atau pendeteksi kebakaran.
“Jadi Damkar di sini harus memeriksa karena ada wilayah yang pasangi deteksi atau alat pemadam kebakaran, ada juga tidak,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
