Terkini.id, Makassar – Kabar duka kini datang dari Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un keluarga besar IDI Kota Makassar Kembali berduka.
Dua dokter anggota IDI Makassar meninggal dunia sebagai pahlawan kemanusiaan Covid-19 yakni Dr. Leonard Hasudungan NPA IDI 91673 Dan Dr. Robert Vincentius Philips NPA IDI 19368.
Kabar duka ini menambah deretan dokter anggota IDI Makassar gugur sebagai pahlawan kemanusian Covid-19.
Hingga saat ini tercatat sudah delapan dokter terbaik IDI kota Makassar yang gugur.
“Ini menjadi kehilangan mendalam bagi kami IDI Kota Makassar,” ujar DR dr Siswanto Wahab Sp.KK (K) Ketua IDI Kota Makassar dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi terkini.id, Kamis 24 Desember 2020.
- PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
- Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Melalui Program PMP Kemdiktisaintek 2026
- Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional
- Musim Kemarau, Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
- Sekolah Islam Terpadu Al Fatih Makassar Luncurkan SPMB 2027/2028, Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berkarakter Qur'ani
Lanjut Dokter Anto, ia mengaku kehilangan rekan sejawat. Semoga bisa menyadarkan masyarakat Makassar bahwa jangan anggap remeh pandemik Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya lebih masif akibat klaster pilkada dari awal penyebaran virus corona.
“Untuk itu, IDI Kota Makassar menghimbau agar tetap waspada serta disiplin pakai masker, jaga jarak, cuci tangan sebab Makassar masuk zona merah sehingga kebijakan pelonggaran aktifitas bisnis, kantor, sosial dan pendidikan perlu diketatkan kembali,”urainya.
Dikatakan Dokter Anto jika saat ini tingkat penularan kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak.
”Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah di atas 85 persen dan ICU (Unit Perawatan Intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah, penularannya tinggi,”bebernya.
Anto mengatakan tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa dilihat dari rasio kasus positif harian yang mencapai 24,2 persen.
Sementara rasio kasus positif dalam sepekan 18,3 persen. Rasio kasus positif ini jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen .
Kasus aktif di Indonesia juga terus meningkat secara signifikan, yaitu 40 persen selama bulan Desember dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Saat ini jumlah kasus aktif sudah mencapai 103.000, penularan Covid-19 dikhawatirkan bakal semakin meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru.
”Karena itu, IDI Makassar mendukung pemerintah untuk pengetatan protokol kesehatan selama hari libur nanti,” tutupnya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
