Terkini.id, Makassar – Kualitas Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19 dinilai menjadi ancaman serius. Pelaksanaan protokol kesehatan ketat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi syarat yang tak bisa ditawar.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan jumlah pemilih menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.
“KPU sebagai penyelenggara Pemilu dan Bawaslu sebagai pengawas tentu sudah memikirkan hal itu,” kata Rudy, Selasa, 3 November 2020.
Berdasarkan imbauan dari Presiden, Rudy menerangkan bahwa protokol kesehatan ketat menjadi hal paling prioritas dalam penyelenggaraan Pilkada.
“Kami mendorong dengan skenario-skenario baru yang sudah diatur sebagaimana arahan dari Presiden,” ungkapnya.
- Diskominfo-SP Gowa Perkuat Peran Sahabat LAPOR! untuk Tingkatkan Kualitas Penanganan Aduan Masyarakat
- DPRD Sulsel Bahas Ranperda Kenaikan Pajak Kendaraan, Bapenda Sepakat Naikkan Tarif
- Pelindo Gandeng Kejati Maluku Kawal Proyek Strategis Terminal Pelabuhan Ambon
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
- Pegadaian Area Makassar 1 Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Nasabah dan Masyarakat
Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Romy Harminto memastikan TPS bebas dari penyebaran Covid-19.
Seluruh penyelenggara, kata dia, akan dites rapid terlebih dahulu. Bila ada ditetapkan reaktif, maka pihaknya akan langsung melakukan tes usap.
“Alat-alat kesehatan, APD, masker dan sanitizer tetap menjadi bahan kewajiban bagi tiap-tiap penyelenggara kami,” kata Romy di Hotel Gammara, Rabu, 14 Oktober 2020.
Romy menegaskan bahwa dirinya menjamin seluruh penyelenggara, baik di tingkat TPS, kelurahan, dan kecamatan aman dari Covid-19.
“Kami pastikan seluruh penyelenggara aman dari Covid-19,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh warga Kota Makassar untuk menjaga kesehatan jelang Pilkada 2020.
Romy menganjurkan warga untuk terus memakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan saat beraktivitas.
Terkait protokol Covid-19 yang ada di KPU Makassar, ia mengatakan Pilkada 2020 berbasis penerapan protokol kesehatan Covid-19.
“Kami wajib melaksanakan protokol Covid-19, sosial distancing, dan memakai masker,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
