Terkini.id, Jakarta- Pengamat politik tanah air Rocky Gerung buka suara mengenai dualisme Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) dengan dua versi yang berbeda.
Versi berdasarkan surat Keputusan Kementerian Hukum dan Ham (SK Kemenkumham) dan versi Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Menurutnya, jika saat ini para peneliti di dunia menilai Indonesia saat ini memiliki indeks demokrasi yang buruk sejak pemerintahan Presiden Jokowi.
Dalam kenal YouTube Rocky Gerung Official, Rocky Gerung mengatakan bahwa jika hal ini wajar terjadi dalam masa kepemimpinan Jokowi.
Bahkan Rocky Gerung juga mengatakan bahwa, Presiden Jokowi saat ini berupaya menguasai dan memecah belah partai politik.“
- Diskusi Situasi Global di UNM, Pembicara Soroti Penurunan Kualitas Demokrasi Indonesia
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- Rocky Gerung Beri Tanggapan, Usai Tim PDIP Cabut Laporannya
- Rocky Gerung Akui Sudah Jadi Tersangka
- Kasus Penyebaran Berita Bohong Rocky Gerung Naik Penyidikan
“Pemerintahan Jokowi ini berupaya untuk menguasai partai politik. Bukan sekedar melenggengkan presidential threshold tetapi memecah belah dari dalam. PPP dipecah belah, Golkar dipecah belah, kan itu semua berlangsung di periode pertama”, ungkap Rocky Gerung, dikutip dari Portalbangkabelitung.com. Kamis 14 Juli 2022.
Bahkan selain partai politik, Rocky Gerung juga mengatakan bahwa jika sekarang masyakat sipil pun ingin dipecah belah.
“Sekarang masyarakat sipil juga dipecah belah, kepala desa juga dipecah belah”.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
