“Tuntutan kami jelas: jika PT Sinar Jaya kembali mengelola koridor yang baru dibuka, kami ingin dipekerjakan kembali. Selain itu, kami ingin transparansi terkait slip gaji yang selama ini disembunyikan dari kami,” kata Zainal.
Tuntutan lain yang tak kalah penting adalah persoalan asuransi kendaraan. Para sopir merasa selama ini mereka dibiarkan menanggung sendiri kerugian saat terjadi kecelakaan.
“Setiap kecelakaan, kami harus membayar sendiri kerugiannya. Kami ingin tahu, apakah bus ini benar-benar diasuransikan atau tidak? Kenapa beban sepenuhnya ada pada kami?” ujar salah satu mantan sopir yang enggan disebutkan namanya.
Yang lebih mengejutkan, para sopir juga mendapati bahwa mereka tidak pernah didaftarkan di Dinas Ketenagakerjaan.
“Kami baru tahu bulan lalu bahwa kami ternyata tidak tercatat sebagai pekerja resmi. Artinya, selama ini kami bekerja tanpa jaminan hukum,” kata Zainal.
- Kelolaan Emas BSI Regional Makassar Tembus 163 Kilogram, Berat Transformasi Digital Bulion Bank
- Beasiswa Kalla 2026 Resmi Dibuka, Dukung Generasi Muda Indonesia dan Berdaya
- Dian Ayu Pratiwi Satria, Hadir di Tengah Warga Kalimporo, Reses Jadi Jembatan Aspirasi Nyata
- Lion Group Hadirkan Promo Cashback hingga Umrah lewat Event BookCabin Travel Fair
- Lewat Inovasi Digital, BNI Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor
Pernyataan Pihak Operator
Kepala Operasional BTS Trans Mamminasata, Zulfikar Diabsa, menanggapi aksi protes ini dengan menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan kompensasi yang cukup.
“Perusahaan sudah memberikan kompensasi plus uang terima kasih. Tapi mereka tetap menuntut lebih, dan itu di luar kemampuan kami,” ujar Zulfikar.
Dari 72 sopir yang terdampak, 52 di antaranya menerima kompensasi, sementara 20 lainnya menolak dan memilih melakukan aksi protes.
“Kompensasi sudah sesuai masa kerja. Misalnya, bagi yang telah bekerja satu tahun, mendapatkan kompensasi sebesar satu bulan gaji. Selain itu, ada tambahan uang terima kasih sebesar Rp3,6 juta,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
