Sikap manajemen XL Axiata yang mendukung kesetaraan gender sangat terlihat dalam struktur kepemimpinan perusahaan, di mana dua dari lima posisi direktur diduduki oleh perempuan, yaitu Presiden Direktur dan CEO, Dian Siswarini, dan Direktur/Chief Information & Digital Officer XL Axiata dijabat oleh Yessie.
Selain terkait dengan sistem manajerial dan kepemimpinan perusahaan, implementasi kesetaraan gender juga XL Axiata nyatakan dalam program dukungan terhadap peningkatan kompetensi kaum perempuan di era digital.
Sisternet menjadi salah satu program yang XL Axiata rekomendasilkan di forum EMPOWER ini dalam hal pemberdayaan perempuan untuk menjadi lebih mandiri dan berdaya.
“Selama lebih dari 4 tahun terakhir, melalui program Sisternet, XL Axiata terus berusaha meningkatkan kualitas perempuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan terutama menjadi pemimpin di sektor ekonomi digital,” urainya.
Sementara itu, Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Ekonomi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Muhammad Ihsan mengatakan, Kementerian PPPA sangat mengapresiasi good practices yang disampaikan oleh Ibu Yessie, wakil dari XL Axiata, dan juga Ibu Rina, wakil dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dalam Second Virtual Meeting EMPOWER.
- Ramadhipa Siap Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Junior World Championship 2026
- Jejak Satgas TMMD Ke128 di Tanah Turatea, Merajut Harapan, Hadirkan Kepastian Ekonomi Warga Pelosok Desa
- UMI Masuk Tiga Besar Kampus Terbaik di Makassar Versi SINTA 2026, Prof Hambali: Buah Ketulusan Sivitas Akademika
- Daftar Kampus Terbaik di Makassar Versi SINTA 2026, UNM Peringkat Kedua
- Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Kedepannya pihaknya berharap, kiranya XL Axiata dan IWAPI dapat menginisiasi inovasi-inovasi program yang dapat mendorong diterapkannya nilai dan prinsip kesetaraan gender, termasuk dalam hal meningkatkan proporsi perempuan dalam posisi posisi-posisi strategis di internal perusahaan.
“Dan juga dapat menjadi role model perusahaan yang mampu menerapkan nilai dan prinsip kesetaraan gender bagi perusahaan-perusahan lainnya,”ucapnya.
Tahun ini, Sisternet akan mendukung program kerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Pertama adalah melakukan program inkubasi wanita UKM online bernama Sispreneur dengan dengan target 200 wanita di daerah pedesaan.
Kedua, menyediakan fitur tombol panik yang akan mencegah perempuan dan pelecehan anak melalui aplikasi Sisternet.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
