Dukung Penghapusan Tes Keperawanan dalam Seleksi Kowad, Meutya Hafid: Diskriminatif

Dukung Penghapusan Tes Keperawanan dalam Seleksi Kowad, Meutya Hafid: Diskriminatif

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid mendukung keputusan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa yang menghapuskan tes keperawanan dalam seleksi calon Korps Wanita TNI AD (Kowad).

Hal itu karena, Meutya menilai bahwa tes keperawanan adalah sesuatu yang diskriminatif terhadap perempuan.

“Tes keperawanan juga diskriminatif karena hanya berlaku bagi perempuan, tidak bagi laki-laki,” jelasnya pada Kamis, 12 Agustus 2021, dilansir dari JPNN.

Selain itu, Meutya juga menilai bahwa tes keperawanan adalah sesuatu yang seharusnya menjadi ranah privat.

Selain itu, Meutya juga menyinggung bahwa penghapusan tes keperawanan ini telah sesuai dengan seruan World Health Organization (WHO) pada November 2014 silam.

Baca Juga

Saat itu, WHO menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi tes keperawanan yang tak memiliki validitas ilmiah dan cenderung merendahkan martabat perempuan sekaligus diskriminatif.

Oleh sebab itulah, Meutya mengapresiasi keputusan TNI AD yang menurutnya telah membuktikan bahwa lembaga itu aspiratif terhadap perspektif gender. 

Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Theresia Iswarini juga mengapresiasi langkah Andika Perkasa menghapus tes keperawanan bagi Kowad tersebut.

Senada dengan Meutya, Theresia menilai bahwa keputusan itu menjadi langkah maju TNI terhadap hak asasi perempuan.

“Apabila memang keputusan KSAD tersebut benar-benar menghapuskan tes keperawanan, maka ini akan menjadi langkah maju pemenuhan hak asasi perempuan Indonesia, terutama mereka yang memutuskan menjadi anggota tentara,” ujarnya pada Kamis, 12 Agustus 2021, dilansir dari Kompas.

Sebelumnya, Andika Perkasa mengatakan pemeriksaan tes keperawanan bagi Kowad sudah ditiadakan. 

“Soal himen atau selaput dara. Tadinya merupakan satu penilaian. Himen-nya utuh, himen ruptured (robek) sebagian, atau ruptured sampai habis. Sekarang tidak ada lagi penilaian itu,” ungkapnya pada Rabu, 11 Agustus 2021.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.