Edit Foto Jokowi dan Nikita Mirzani, Netizen: Mukidi Sama Lonte

Terkini.id, Jakarta – Seorang netizen di media sosial mengunggah sebuah foto editan bernada ejekan dan hinaan terhadap Presiden Jokowi dan artis sensasional, Nikita Mirzani.

Adapun tangkapan layar unggahan foto editan netizen dengan nama akun 2H80457169 hina Jokowi dan Nikita Mirzani itu viral usai diunggah pengguna Twitter Tukangrosok_, seperti dilihat pada Sabtu 19 Februari 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu meminta kepada warganet lainnya untuk memviralkan unggahan penghina Jokowi itu agar pelaku segera ditangkap.

Baca Juga: Izin Holywings Dicabut, Nikita Mirzani: Aku Syok

“RAS Masal,” cuit netizen Tukangrosok_, membagikan foto tangkapan layar unggahan akun 2H80457169 tersebut.

Dilihat dari unggahan pelaku, tampak netizen itu membagikan foto editan yang memperlihatkan seorang ojek online yang wajahnya diedit menjadi wajah Jokowi.

Baca Juga: Nikita Mirzani Beri Tanggapan Terkait Holywings Ditutup Anies: Namanya Orang...

Selain itu, dalam foto editan tersebut juga tampak seorang wanita yang wajahnya diedit menjadi Nikita Mirzani tengah digendong Jokowi.

Adapun narasi dalam foto unggahan netizen itu, tertulis kalimat menyebut bahwa Gojek mengeluarkan aplikasi baru yakni ‘go tong’.

“Gojek keluarkan aplikasi baru go tong,” demikian narasi tertulis dalam unggahan foto netizen 2H80457169 itu.

Baca Juga: Nikita Mirzani Beri Tanggapan Terkait Holywings Ditutup Anies: Namanya Orang...

Sementara dalam narasi unggahannya, tampak akun itu menyebut Presiden Jokowi dengan sebutan Mukidi dan Nikita Mirzani sebagai lonte.

“Mukidi cinta banget sama lonte_lonte dan LGBT_LGBT,” ujar akun 2H80457169.

Ia pun lantas menyebut Jokowi sebagai raja tukang bohong dan tukang utang. Bahkan, si netizen juga menyebut mantan wali kota Solo itu sebagai pembunuh.

“Mengerikan punya raja tukang bohong tukang utang pembunuh kezzi… bulsit,” kata si netizen.

Tak hanya itu, netizen penghina Presiden Jokowi dan Nikita Mirzani itu juga menyebut Jokowi jago pencitraan dan kerap berutang mengatasnamakan rakyat Indonesia.

“Jago penycitraan… jago utang mengatas namakan RAKYAT INDONESIA… Padahal memperkaya diri dan anak cucunya… nauzubillahmindaliqqq,” ujarnya.

Bagikan